Angkasa Pura 2

Balitbanghub: Kompetensi Perwira & ABK Kapal Pelra Terbatas

LitbangRabu, 29 Juli 2015
pelra

JAKARTA (beritatrans.com) — Berbagai kompleksitas masalah dihadapi oleh armada pelayaran rakyat (pelra) menyebabkan perkembangannya semakin memprihatinkan.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan mengetahui hal itu usai melakukan studi tentang Sertifikasi Pelayaran Rakyat pada 2014.

Dari hasil studi diketahui penerbitan sertifikasi kapal pelra masih dilakukan di Jakarta sehingga memberatkan pengusaha yang datang dari daerah yang jauh dari Jakarta.

Balitbanghub juga menilai beberapa jenis sertifikasi seperti surat ukur kapal, surat tanda kebangsaan kapal (surat laut permanen dan pas besar permanen) dan juga sertifikat keselamatan permanen masih harus diendorse setiap tahun.

Padahal dalam pemberian SPB sertifikat-sertifikat tersebut selalu diperiksa sehingga dapat segera diketahui jika ada perubahan kapal yang tidak sesuai dengan sertifikat aslinya.

Terkait pelayanan, Balitbang juga menilai bahwa pelaynan sertifikasi belum memanfaatkan teknologi informasi secara online.

Belum lagi kompetensi atau kemampuan perwira kapal dan anak buah kapal pelra yang masih terbatas sehingga membahayakan keselamatan pelayaran.

Melihat permasalahan tersebut diatas, Balitbanghub merekomendasikan 6 hal yakni:

1. Pemberian sertifikasi yang masih terpusat dilimpahkan ke UPT secara bertahap. Dan waktu endorsement bisa diperpanjang.
2. Menerapkan pelayanan online dalam pengajuan sertifikasi kapal pelra.
3. Meningkatkan pendidikan dan pelatihan pada perwira dan ABK
dengan biaya terjangkau sesuai kemampuan pelaut dan ABK.
4. Pendidikan dan pelatihan bagi perwira serta ABK dapat dilakukan informal pada jam istirahat sewaktu kapal bersandar di pelabuhan.
5. Meningkatkan kapasitas pelabuhan pelra yang ada melalui terminal khusus dan melakukan pengerukan secara rutin terhadap kolam pelabuhan.
6. Konstruksi kapal pelra tidak dibatasi pada bahan kayu tapi dimungkinkan dengan bahan alternatif lainnya.(fenty)

loading...