Angkasa Pura 2

Hadi M.Djuraid

Menhub Minta Manajemen AP II Putus Kontrak Rekanan Tak Penuh Standard Keselamatan

BandaraRabu, 29 Juli 2015
Hadi Djuraid2

JAKARTA (beritatrans.com) – Staf Khusus Menteri Perhubungan Hadi M. Djuraid menuturkan Menhub Ignasius Jonan meminta ajemen PT Angkasa Pura (AP) II tak segan memutus kontrak penyewa ruangan komersial yang tak memenuhi standard keselamatan dan keamanan di bandara.

“Jika ada penyewa ruang komersial tidak memenuhi standar keamanan dan keselamatan, pihak bandara diminta untuk tidak segan-segan memutuskan kontrak,” kata Hadi, Jakarta, Senin (6/7/2014).

Sebelumnya, lanjut dia, Menhub Ignasius Jonan telah menginstruksikan Angkasa Pura II (AP II) dan Direktorat Bandara Kementerian Perhubungan untuk melakukan audit terhadap semua penyewa ruang komersial di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Menurut Hadi, permintaan tersebut disampaikan Jonan saat mengumpulkan jajaran Otoritas Bandara Wilayah I Direksi AP II, dan Direksi Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) di Kantor Otban Soekarno-Hatta pada Minggu (26/7/2015) siang.

Dalam pertemuan itu,papar Hadi, Menhub memberikan instruksi agar penanganan penumpang diutamakan, dan dipastikan dampak kebakaran yang terjadi tidak berkepanjangan. Jonan menargetkan, hari ini semua layanan harus kembali berjalan normal, termasuk sistem IT di Imigrasi, layanan penumpang, dan sistem check in.

Sebelumnya, Terminal 2E Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengalamai kebakaran pada minggu pagi. Akibatnya, sejumlah penerbangan rute internasional mengalami penundaan keberangkatan atau delayed.

Ribuan penumpang domestik dan luar negeri dari dan menuju Bandara Soetta harus terlantar dan tak bisa diterbangkan. Selain itu, aktivitas penerbangan di Bandara Soetta sempat terkena imbas dan agak kacau selama beberapa hari akibat kebakaran di salahs atu bagian Terminal 2 bandara terbesar di Indonesia itu.(helmi/aliy)

loading...