Angkasa Pura 2

YLKI: Bagikan Rokok Ke Orang Rimba Jambi, Kemensos Mengaku Khilaf

Another NewsRabu, 5 Agustus 2015
Tulus YLKI

JAKARTA (beritatrans.com) – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan sejumlah aktivis anti rokok memberikan apresiasi atas sikap kooperatif Kemensos dan mengaku khilaf telah membagikan rokok pada Orang Rimba di Jambi.

“Namun, YLKI mendorong agar Kemensos tidak mengulanginya kembali. Kasus Mensos menjadi preseden agar pejabat publik yang lain tidak melakukan hal yang sama,” kata Ketua YLKI Tulus Abadi di Jakarta, Rabu (5/8/2015).

Apapun alasannya, lanjut dia, selain jelas melanggar UU, adalah tindakan tidak pantas atau tidak etis membagikan rokok, yang jelas-jelas racun adiksi.

Membagikan rokok, apalagi oleh pejabat publik, berarti pro terhadap kemiskinan, kebodohan dan masyarakat yang sakit, akibat konsumsi rokok.

“Sebentar lagi peringatan HUT RI. Jangan sampai ada paket rokok gratis yang diselundupkan ke dalam goody back. YLKI dan publik yang lain akan mengawasi hal itu,” jelas Tulus.

Menurut dia, pernyataan Kepala Biro Hukum Kemensos itu disampaikan pada sidang mediasi yang difasilitasi oleh Ombudsman RI, bersama YLKI dkk, beberapa hari yang lalu.

Terkait aktivitas membagikan rokok kepada Orang Rimba oleh Mensos, menurut Tulus, pihak YLKI dkk telah melakukan protes, dan pengaduan ke Ombudsman RI, karena waktu itu Mensos tidak merespon pengaduan resmi YLKI.

“Sebagai pejabat publik, ini adalah pelanggaran/malapraktik terhadap UU Pelayanan Publik,” kilah Tulus.

“Setelah melewati persidangan mediasi hingga dua kali, Tim Kemensos akhirnya menyatakan minta maaf, atas kekhilafannya,” tegas Tulis.(helmi)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari