Angkasa Pura 2

Akibat Erupsi Gunung Raung, Bandara Blimbingsari Masih Lumpuh

BandaraSabtu, 8 Agustus 2015
Bandara_Blimbingsari

BANYUWANGI (beritatrans.com) – Aktivitas penerbangan di Bandara Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, masih lumpuh akibat erupsi Gunung Raung yang menyemburkan abu vulkanis hingga menyebabkan bandara setempat ditutup selama lima hari.

“Kami menerima ‘Notice to Airmen’ (Notam) C0691/15 yang memperpanjang penutupan Bandara Blimbingsari hingga Sabtu (8/8/2015) pukul 10.00 WIB,” kata Kepala Bandara Blimbingsari, Sigit Widodo, di Banyuwangi.

Bandara Blimbingsari ditutup sejak Selasa (4/8/2015) pukul 13.30 WIB hingga Sabtu pukul 10.00 WIB akibat abu vulkanis masih mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuwangi, termasuk kawasan bandara.

“Awalnya bandara ditutup hingga Jumat sore pukul 16.00 WIB, namun kami kembali menerima Notam baru yang menyebutkan penutupan bandara di Banyuwangi diperpanjang hingga Sabtu (8/8/2015) pukul 10.00 WIB dan kami terus menunggu informasi perkembangan dari Kementerian Perhubungan,” tuturnya.

Sigit mengaku belum bisa memastikan apakah bandara dapat beroperasi kembali pada keesokan harinya karena pihaknya selalu berkoordinasi dengan sejumlah pihak yakni Kemenhub, AirNav, dan BMKG,” tuturnya.

Ia mengatakan, pihak bandara terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait dengan sebaran abu vulkanis yang bisa mengganggu penerbangan di Bandara Blimbingsari.

“Petugas selalu memantau kondisi di lapangan, apakah hujan abu vulkanis masih mengguyur kawasan bandara dan hasil observasi tersebut disampaikan kepada pihak yang berwenang untuk penentuan dibuka atau ditutup bandara pada keesokan harinya,” paparnya.

Penutupan Bandara Blimbingsari selama beberapa hari terakhir menyebabkan maskapai Garuda Indonesia harus membatalkan dua rute penerbangan setiap hari yakni Banyuwangi-Surabaya dan Banyuwangi-Denpasar, serta maskapai Wings Air yang melayani rute Banyuwangi-Surabaya setiap hari juga dibatalkan.

Selain pembatalan penerbangan komersial, tiga sekolah pilot di Bandara Blimbingsari yakni Bali International Flight Academy (BIFA), Mandiri Utama Flight Academy (MUFA), dan Loka Pendidikan dan Penerbang Banyuwangi (LP2B) juga tidak melakukan aktivitas penerbangan.

Laporan aktivitas Gunung Raung pada 7 Agustus 2015 pukul 12.00-18.00 WIB terpantau secara visual cuaca mendung, angin tenang, Gunung Raung tertutup kabut, dari CCTV Gunung Ijen teramati asap kelabu tebal, tekanan lemah dengan ketinggian 700-1.000 meter condong ke tenggara-selatan, terdengar suara gemuruh lemah.

Sedangkan secara seismik terekam tremor vulkanis atau letusan menerus dengan amplitudo dominan 30 milimeter, sehingga kesimpulannya letusan menerus masih terus berlangsung dan status Gunung Raung masih siaga. (aliy/ant)