Angkasa Pura 2

Balitbang Perhubungan Ramaikan Ritech Expo 2015

LitbangSabtu, 8 Agustus 2015
elly3

JAKARTA (beritatrans.com) — Lewat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub), Kementerian Perhubungan ikut meramaikan gelaran Research Innovation Technology (Ritech) EXPO 2015 mulai 7-10 Agustus 2015.

Stand Balitbang yang bergabung dengan empat stand kementerian lainnya dibawah koordinator Kemenko Kemaritiman lumayan disinggahi pengunjung pameran.

Kepala Badan Litbanghub DR. Elly Sinaga mengatakan sedianya pameran ini tak hanya menghasilkan inovator baru melainkan melahirkan hasil inovasi yang bisa dipraktekkan di kehidupan sehari-hari.

“Kita sebagai peneliti harus memberikan sumbangan untuk bangsa. Bagaimana hasil inovasi yang kita ciptakan bisa benar-benar bisa diaplikasikan di masyarakat,” kata Elly kepada beritatrans.com, kemarin.

Elly yang juga berkeliling menyinggahi stand di pameran tersebut mengaku puas dengan stand Balitbanghub yang juga menyajikan banyak buku hasil penelitian Litbang Perhubungan.

pameran2

Salah satu daya tarik stand Balitbanghub yakni inovasi para siswa Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) yang membuat sistem keselamatan kereta api otomatis yang diperlihatkan kepada pengunjung.

Tampilan siswa STTD dan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran dengan seragam lengkap membuat performa stand Balitbanghub terlihat beda.

pameran4

Adalah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang menjadi tuan rumah Research Innovation Technology (Ritech) EXPO 2015 yang merupakan rangkaian Hakteknas 20, namun yang punya hajatan besar adalah seluruh peneliti di Indonesia.

IMG_20150807_220820

Demikian diungkap Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menrsitekdikti) Muhammad Nasir saat membuka Research Innovation Technology (Ritech) EXPO 2015 di Parkir Timur Lapangan D Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat siang.

Muhammad Nasir mengungkapkan, acara yang memamerkan sejumlah teknologi dari anak bangsa ini akan memperlihatkan betapa anak bangsa ternyata mampu berinovasi. “Mereka memiliki temuan yang kelak bisa bermanfaat bagi negara,” ujar Nasir.

Menteri menyebut dunia teknologi Indonesia bisa berkembang lagi ke depannya. Pasalnya, kata dia, teknologi itu berkaitan erat dengan martabat bangsa.

Jika teknologi suatu bangsa tidak maju, praktis martabat bangsa itu dinilai minim juga. Karenanya, teknologi harus menjadi perhatian lebih oleh bangsa.

Ratusan Stand Peserta
Pameran ini diikuti 83 institusi dan 118 stand yang berada dalam lapangan parkir Gelora Bung Karno yang panas namun disulap menjadi area pameran tertutup.

pameran1

Bertema ‘Inovasi IPTEK untuk Daya Saing Bangsa’, diharapkan bisa mewujudkan “Dari Indonesia untuk Dunia”. Pangan, Energi dan Maritim.

“Masalah pangan, energi dan maritim harus betul- betul memunculkan suatu inovasi, seperti pangan kita harus mampu mandiri hingga tidak lagi ekspor dari luar negeri,” ujar M. Nasir.

Tujuan dari perayaan Hakteknas setiap tahunnya adalah untuk memberikan semangat kepada bangsa Indonesia khususnya generasi muda untuk selalu berkaya di bidang teknologi.

Selain itu mendorong pegiat Iptek untuk terus membangkitkan daya inovasi dan kreasi untuk kesejahteraan dan peradaban Indonesia, menghargai keberhasilan putera-puteri Indonesia dalam memanfaatkan, menguasai, dan mengembangkan Iptek, memberikan pertanggungjawaban kepada publik tentang hasil kegiatan komunitas iptek, menunjukkan bahwa semua bidang memerlukan iptek dan iptek adalah kunci daya saing bangsa.

Dalam acara ini juga disampaikan seluruh rangkaian acara yang akan diselenggarakan untuk peringatan Hakteknas, diantaranya Seminar Nasional, Rakornas, Pertemuan Forum “Inventor- Innovator- Investor”, pameran Riset dan Teknologi “Ritech Expo”, hingga peringatan hari puncak di Komando Lintas Laut Militer atau Kolinlamil di Tanjung Priok pada tanggal 10 Agustus yang akan dihadiri oleh Bapak Presiden RI, Joko Widodo. (fenty)