Angkasa Pura 2

Tiongkok Jamin Buat Kereta Cepat Dalam 3 Tahun

EmplasemenSelasa, 11 Agustus 2015
kereta api super cepat

Jakarta (beritatrans.com) — Tiongkok akhirnya menyerahkan secara resmi studi kelayakan pembangunan high speed train Jakarta-Bandung kepada Presiden Jokowi.

Delegasi Tiongkok dipimpin langsung oleh Menteri Komisi Pembangunan dan Reformasi Republik Rakyat Tiongkok (Minister of the National Development and Reform Commission) Xu Shaoshi bersaing dengan Jepang untuk proyek itu.

Mereka diterima oleh Jokowi dan Menko Perekonomian, Menteri Perhubungan, Menteri BUMN dan Kepala Bappenas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/8/2015).

Shaoshi yang merupakan utusan khusus Presiden RRT Xi Jinping ini mengklaim proposalnya jauh lebih bagus. Bahkan harga yang ditawarkan pun sangat kompetitif.

Jalur yang ditawarkan lebih panjang dan memiliki lebih banyak stasiun. Namun kecepatan yang dihasilkan lebih cepat. “150 Km, rasio jembatan terhadap terowongan sebesar 62 persen, kecepatan 350 Km/jam,” kata Shaoshi seperti dilansir liputan6.com.

Ada delapan stasiun yang bakal dilewati kereta peluru ini. Kereta cepat ini juga akan terkoneksi dengan jalur kereta yang sudah ada, termasuk LRT. “Kami memberikan harga yang lebih kompetitif, program proposal kami lebih baik,” lanjutnya.

Jika disetujui, Shaoshi menjamin akan bisa selesai dalam 3 tahun. Dengan groundbreaking Agustus tahun ini dan selesai pada tahun 2018. (fenty)