Angkasa Pura 2

Diduga Ada Oknum Pejabat Ingin Berbisnis Dalam Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung

EmplasemenJumat, 14 Agustus 2015
Rizal Ramli

JAKARTA (beritatrans.com) – Didua ada oknum pejabat yang bermain dalam proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung. Tapi Pemerintah harus tegas dan konsisten memilih yang terbaik untuk bangsa dan negara.

“Saya sudah bilang kepada Presiden,” ujar Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli dalam pidato sambutan acara serah-terima jabatan di Gedung BPPT, Jakarta, kemarin.

Menurut Rizal, Presiden Joko Widodo juga memiliki kesimpulan yang sama. “Mas Rizal sama teman-teman menteri putuskan. Memang dalam proyek ini ada beking dan ada pejabat yang ingin bisnis,” ucap Rizal menirukan Jokowi.

Rizal menegaskan, meski ada permainan di balik proyek tersebut, pemerintah tidak akan terpengaruh dan tetap akan memilih yang terbaik. “Kami tidak akan pengaruh. Kami pilih yang terbaik untuk bangsa kita,” tuturnya seperti dikutip tempo.co.

Seperti diketahui, saat ini ada sejumlah negara yang ingin menawarkan kerja sama dalam proyek kereta cepat, di antaranya Cina dan Jepang.

Pemerintah, kata Rizal, harus mencari dan menyeleksi yang terbaik. “Kita adu Jepang dengan Cina. Cari mana yang paling baik dan murah. Saya tidak peduli beking siapa di belakang,” ucapnya.(hel/temp)