Angkasa Pura 2

Organda: Ojek dan Taksi Online Ancaman Angkutan Umum Konvensional

KoridorJumat, 14 Agustus 2015
Taksi Uber

JAKARTA (beritatrans.com) – Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di jalan atau Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengaku keberadaan angkutan umum konvensional terancam dengan adanya sistem pemesanan alat transportasi secara “online” yang sedang marak saat ini.

“Jangan sampai atas nama teknologi ini ‘mengacak-acak’ industri kami yang sudah ada sejak dahulu,” kata Sekjen Organda Ateng Aryono di Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Menurut Ateng, pihaknya telah mengikuti peraturan yang berlaku baik di pemerintah pusat maupun di daerah, sementara ojek atau taksi “online” sampai saat ini belum ada payung hukumnya.

Untuk itu, dia meminta kepada pemerintah untuk melindungi industri angkutan umum yang keberadaannya dilindungi oleh undang-undang.

“Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi dan informasi, tapi jangan sampai keberadaan ojek atau taksi ‘online’ yang tidak ada undang-undangnya malah didukung atau tidak diatur,” katanya. (aliy/ant)

loading...