Angkasa Pura 2

Wijaya Karya Siap Jadi Kontraktor Plus Investor Proyek Pelabuhan Sorong Senilai Rp3 Triliun

DermagaJumat, 14 Agustus 2015
tmp_11070-2013128wijaya karya (bumn go id) b-163852903

JAKARTA (beritatrans.com) – Manajemen PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akan mendekati PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II untuk menggarap proyek Pelabuhan Sorong di Papua Barat. Wika berminat menjadi kontraktor sekaligus investor pada proyek yang ditaksir senilai Rp 3 triliun tersebut.

Direktur Keuangan Wika Aji Firmantoro mengatakan, perseroan ingin masuk kembali ke proyek baru pelabuhan. Sebelumnya, perseroan telah meneken kesepakatan dengan Pelindo I untuk kerja sama pembangunan dan pengelolaan Terminal Petikemas di Pelabuhan Batu Ampar Batam dan Pelintung Dumai.

“Selain ingin menjadi kontraktor, kami berharap menjadi investor, meski porsinya kecil. Nanti itu tergantung Pelindo II dan konsorsiumnya terdiri atas siapa saja,” kata Aji seperti dikutip beritasatu, Kamis (13/8/2015).

Berdasarkan data Pelindo II, rencana pengembangan Pelabuhan Sorong dilakukan pada 2016 hingga 2019. Pelabuhan tersebut bakal memiliki kapasitas 15 juta ton dengan nilai proyek Rp 3 triliun.

Pemerintah kabupaten setempat akan memfasilitasi pembebasan lahan untuk pelabuhan yang akan terintergrasi dengan zona ekonomi khusus.

“Kami masih mengkaji ingin punya porsi berapa di Pelabuhan Sorong. Kemungkinan minoritas, seperti pada proyek Petikemas Batu Ampar. Di situ, kami punya porsi 15 persen,” tutur Aji. (Tiefa).