Angkasa Pura 2

Ratusan Taruna Program Beasiswa Masuk STIP dan STTD Tahun 2015

SDMJumat, 21 Agustus 2015
ariandy syamsul

JAKARTA (beritatrans.com) – Taruna program beasiswa baik untuk pelaut atau transportasi darat di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan tahun 2015 terus meningkat. Mereka adalah Officer Plus (OP) di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta dan taruna Program Pembibitan di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi, Jawa Barat.

Mereka adalah taruna program beasiswa dari Pemerintah yang dipersiapkan sebagai calon aparatur pemerintah baik di pusat atau di beasiswa daerah hasil kerja sama pihak sekolah dengan pemerintah daerah (pemda) denga biaya pendidikan dari APBD setempat.

Kabag Administrasi dan Humas STIP Jakarta Capt. Ariandy Samsul Bachri, M.Sc mengatakan, STIP Jakarta menerima 54 taruna program OP. Mereka itu terdiri dari 20 taruna jurusan nautika, 20 taruna jurusan teknika dan 14 taruna jurusan Ketatalaksanaan Angkutan Laut Dan Kepelabuhanan (KALK).

“Mereka masuk program OP nanti akan masuk kelas tersediri terpisah dari kelas reguler. Taruna program OP ini mendapatkan beasiswa dari Pemerintah dan dipersiapkan menjadi aparatur Pemerintah baik menjadi inspektur keselamatan atau ABK kapal-kapal negara,” kata Ariandy menjawab beritatrans.com.

Total taruna baru yang diterima STIP tahun 2015 tercatat sebanyak 495 orang. Mereka itu adalah taruna hasil sipencatar tahun 2015 baik di STIP Jakarta atau mereka yang mendaftar dari daerah. “Khususnya taruna program OP hanya mereka yang diterima dan diseleksi di STIP Jakarta,” jelas Ariandy.

Nurhadi

Beaya Pendidikan Pemda

Sementara, STTD Bekasi menerima 133 taruna Program Pembibitan, hasil kerja sama kampus dengan sejumlah Pemda di Tanah Air. “Taruna Program Pembibitan ini merupakan usulan dari daerah kemudian diseleksi dan jika lolos akan mengikuti program pendidikan di STTD.

Selanjutnya, setelah lulus akan dikembalikan dan diterima menjadi aparatur di daerah,“ kata Kabag Administrasi dan Ketarunaan STTD Bekasi Drs.Muh.Nurhadi, ATD, MT kepada beritatrans.com di Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Saat ini, lanjut dia, STTD menjadi kerja sama bidang pendidikan dengan 54 Pemda di Tanah Air. Mereka sepakata mengirimakn calon taruna untuk diseleksi dan didik di STTD. Biaya pendidikan taruna berasal dari APBD masing-masing daerah. “Setelah lulus, mereka akan direkrut menjadi aparatur di daerah asalnya,” sebut Nurhadi.

Dikatakan, saat ini STTD sudah menerima taruna reguler dan Program Pembibitan dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka itu belajar di berbagai program studi di STTD seperti D-IV Transportasi Darat, D-III PKB, D-III LLAJ dan D-IV Perkeretaapian.

“Hampir semua prodi di STTD Bekasi ada peminatnya serta ada taruna program pembibitan ini. Mereka belajar dengan biaya dari APBD dan nanti akan direkrut menjadi aparatur di daerah untuk mengabdi dan melayani masyarakat di daerah asalnya,” tegas alumni STTD itu.(helmi)