Angkasa Pura 2

Green Airport Blimbingsari Banyuwangi Ditargetkan Selesai Akhir 2015

BandaraMinggu, 23 Agustus 2015
green-airport-blimbingsari

JAKARTA (beritatrans.com) – Bupati Banyuwangi Jawa Timur Abdullah Azwar Anas menargetkan pembangunan terminal Bandara Blimbingsari Banyuwangi yang berkonsep green airport rampung pada akhir tahun 2015. Bandara tersebut bakal beroperasi pada tahun berikutnya.

Pembangunan terminal bandara Blimbingsari dibangun dengan konsep green building dengan memanfaatkan semaksimal mungkin energi alami. Diarsiteki oleh Andra Matin terminal ini didesain tanpa AC, kecuali di ruangan tertentu.

Hanya 25 persen ruangan yang memanfaatkan AC. Sirkulasi udara diatur dengan kisi-kisi dan lebih banyak ruang terbuka. Aliran air juga ikut membantu menyejukkan udara. Di sekeliling terminal, bahkan di atas terminal, tanaman hijau membentang. Energi alami dimanfaatkan dengan mengatur pencahayaan matahari sebagai penerang ruangan di siang hari.

“Keberadaan green airport jika nanti sudah beroperasi akan sangat mendongkrak jumlah wisatawan. Perkembangan jumlah penumpang di bandara kami juga semakin meningkat,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Pada 2011, jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi baru mencapai 7.000 orang, lalu meningkat menjadi 24.000 orang pada 2012, dan melonjak menjadi 44.000 pada 2013. Angka itu terus melonjak menjadi 87.000 orang pada 2014. Sampai Juni 2015 sudah 60.000 orang.

“Kenaikan jumlah penumpang 1.142% dari 2011 ke 2014. Ini setelah kami promosi wisata. Nah setelah green airport itu nanti beroperasi dan menjadi landmark, pasti wisatawan akan melonjak drastis,” jelas Anas.

Anas mencontohkan Bandara Samui di Thailand yang juga berkonsep green airport. Di Pulau Samui tersebut, lebih dari 3.000 turis per hari datang dengan jumlah 36 penerbangan per hari.

“Dengan bandara hijau, kami juga ingin lebih hemat. Saat bandara daerah lain butuh dana Rp300 miliar untuk bangun bandara, kami cukup sekitar Rp40 miliar. Pemeliharaannya juga lebih murah,” tegas mantan anggota Komisi V DPR itu.(hel/komp)

loading...