Angkasa Pura 2

Polres Bandara Soetta Gagalkan Pengiriman Amunisi Ilegal

Aksi Polisi BandaraSelasa, 25 Agustus 2015
amunisi ilegal

TANGERANG (beritatrans.com) – Jajaran Polres Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang Banten berhasil menggagalkan pengiriman amunisi tanpa dokumen lengkap atau ilegal. Peluru tersebut sedianya dikirimke Polda Papua.

“Karena masih ada kekurangan dokumen, dikembalikan ke Subdit Sendak Polda Metro Jaya,” kata Kapolres Bandara Soetta Komisaris Besar (Kombes) Pol CH. Pattopoi kepada Metrotvnews.com, di Kompleks Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (25/8/2015).

Menurut dia, amunisi ini ditujukan untuk Brigade Mobil Polda Papua. “Milik Brimob Polda Papua,” jelas dia.

Informasi yang dihimpun, amunisi ini diamankan dari Garuda Indonesia Cargo Center Cargo Area Soekarno-Hatta pada pukul 13.00 WIB, Senin, 24 Agustus, siang. Barang itu akan dikirim menggunakan pesawat GA 656 yang terbang pada pukul 23.30 WIB.

Amunisi ini diamankan dari tangan MS, karyawan PT Dima Cargo Kunciran Tangerang. Dia diberikan tugas oleh K untuk mengurus pengiriman amunisi tersebut pada 23 Agustus kemarin. Amunisi rencana akan diterima Aiptu T, anggota Polda Papua Barat.

Namun, pada pukul 13.00 WIB, Senin siang, Aiptu Yuli dan Brigadir Agung, anggota Unit Kamneg Mabes Polri yang sedang berada di lokasi melihat MS sedang mengemas amunisi tersebut untuk dikirim ke Jayapura. Brigadir Agung menanyakan MS soal dokumen amunisi tersebut.

MS tak bisa menunjukan dokumen amunisi-amunisi tersebut. Aiptu Yuli dan Brigadir Agung kemudian membawa MS ke Satuan Intelkam Polresta Bandara Soetta untuk dimintai keterangan.

Amunisi tersebut diserahterimakan kepada Unit Sendak Polda Metro Jaya. Berikut data amunisi itu:

1. Kaliber 38 SP : 575 butir
2. Kaliber 7.62 x 51mm : 1000 butir
3. Kaliber 9 x 19mm : 500 butir
4. Kaliber 5.56 x 45mm : 877 butir
Total: 2.952 butir peluru.(zal/metr)

loading...