Angkasa Pura 2

BPSDM Perhubungan-Kemenakertrans Akan Diklat Calon ABK Kapal Pesiar

Dermaga SDMJumat, 28 Agustus 2015
Tommy dan pelaut

JAKARTA (beritatrans.com) – Badan Pengembangan SDM Perhubungan akan bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Kemenakertrans) untuk mendidik calon tenaga kerja atau atau anak buah kapal (ABK) di kapal-kapal pesiar.

“Mereka sudah menjalin kerja sama dengan maskapai Carabian Cruise, yang bergerak di bidang kapal wisata. Maskapai ini butuh 1.500 ABK per tahun, khususnya tenaga cheff dan house keeper di kapal,” kata Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si kepada beritatrans.com di Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Kemenakertrans sudah mempunyai Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menyiapkan ABK bagi kapal pesiar tersebut. “Tapi, mereka tak bisa memberikan Basic Safety Training (BST) bagi calon ABK. Kemenakertrans berinisiatif mengajak BPSDM P untuk memberikan diklat BTS tersebut,” jelas Tommy.

Kita sanggupi itu, lanjut Tommy, dan nanti akan memberikan diklat BST sesuai standard IMO. “Kita dikasih lahan 3 ha di kompleks BLK Kemenakertrans di daerah Lombok dari 11 ha lahan mereka. Disana akan dibangun fasilitas diklat BST bagi calon ABK kapal-kapal pesiar tersebut,” papar Tommy.

BPSDM Perhubungan dan kampus-kampus pelaut di bawahnya, menurut Tommy siap memberikan diklat BST tersebut.

“Sesuai aturan IMO yaitu STCW Amandemen Manila 2010, seluruh ABK di kapal-kapal international harus profesional dan mempunyai sertifikasi yang diakui. Ini peluang bagi sekolah-sekolah pelaut kita,” terang Tommy.

“Semua bisa diatur dan biaya ada standar resmi. Semua itu langsung masuk ke kas negara atau PNBP. “Kerja sama untuk mendidik ABK termasuk warga asing itu merupakan momentum bersejarah,” urai dia.

“Indonesia harus menyiapkan SDM yang baik atau peluang ini akan diisi SDM asing yang akan bebas masuk saat berlakunya MEA mendatang,” tandas Tommy.(helmi)