Angkasa Pura 2

STTD Kirim Taruna PKL ke 13 Daerah Di Indonesia

SDMMinggu, 30 Agustus 2015
Zulma tommy wiji

JAKARTA (beritatrans.com) – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi melepas taruna untuk program praktek kerja lapangan (PKL) di 13 kota dan provinisi di Tanah Air. Mereka adalah taruna tingkat tiga sekaligus mempersiapkan bahan tugas akhir sebelum menyelesaikan program pendidikan di STTD.

Ketua STTD Zulmafendi,SE, M.Sc mengatakan, para taruna mulai dilepas untuk mengikuti program PKL ke berbagai daerah. Sedikintya ada 13 kota/kabupaten dan provinsi di seluruh Tanah Air. “Terutama mereka yang mengikat kerja sama resmi di bidang pendidikan dan penguasatan SDM dengan STTD Bekasi,” kata Zulma kepada beritatrans.com dan Tabloid Beritatrans di Jakarta, kemarin.

Beberapa kota atau kabupatan yang bekerja sama dengan STTD dan menerima taruna STTD untuk PKL antara lain, Pemkab Fak Fak Papua Barat, Pemkab Pekalongan, Pemkab Sawah Lunto dan Pemprov Lampung lainnya. “Mereka itu memang bekerja sama dengan STTD Bekasi. Jadi, selain mengirimkan taruna untuk belajar di berbagai prodi di STTD juga menerima mereka untuk program PKL,” kata Zulma, didampingi Ketua Jurusan Transportasi STTD Dr. Efendhi Prih Rahardjo itu.

Belakangan, banyak minat dan perhatian Pemkab dan Pemkot di Indonesia untuk menerima bahkan meminta taruna STDD PKL di daerahnya. “Setelah pengiriman taruna PKL ke Fak Fak, ternyata Pemkab Raja Ampat Papua juga meminta. Mereka proaktif menanyakan apa syarat yang harus dipenuhi jika ingin ada taruna STTD PKL disana,” terang Efendi.

Baik Zulma atau Efendhi sepakat, kini kesadaran pemkab dan pemkot di Indonesia terutama di daerah perbatasan sangat membutuhkan SDM unggul, termasuk di sektor transportasi. “Mereka mempunyai potensi transportasi yang lengkapo, baik moda darat, laut, udara serta angkutan penyeberangan.

Ke depan, mereka akan mengembangan angkutan multi moda di daerahnya, tentu butuh dukungan SDM yang unggul dan paham di bidagnya. “Untuk tugas tersebut, butuh SDM unggul dan bisa melakukan survey ke lapangan sekaligus mengambil kesimpulan yang tepat. Disitulah mereka makin sadar akan pentingnya SDM transportasi khususnya lulusan STTD,” papar Efendhi.

Kampus STTD sendiri, tambah Efendhi menyambut gembira usulan dan permintaan pemda tersebut. “Tapi, karena keterbatasan SDM serta faktor teknis yang lain, terpaksa STTD Bekasi baru bisa memenuhi dan mengirimkan taruna ke 13 daerah tersebut. Tahun depan, diupayakan untuk ditambah baik taruna maupun persebarannya,” tegas alumni S-III ITB itu.(helmi)