Angkasa Pura 2

GIB: KA Ke Pelabuhan Tanjung Priok Tekan Dwelling Time

Dermaga EmplasemenSenin, 31 Agustus 2015
jalur-ka-pelabuhan

JAKARTA (beritatrans.com) – Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) , Adhie Massardi menyatakan masuknya jalur kereta di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta sangat tepat dan diyakini mampu memperlancar keluar masuk barang. Pada saatnya nanti bisa menekan proses waktu bongkar muat (dwelling time) sampai 25 persen.

“(KA ke Pelabuhan Tanjung Priok) Sangat efisien dan cepat sehingga waktu tunggu di pelabuhan sangat cepat. Begitu datang dalam hitungan jam sudah bisa keluar dari pelabuhan. Ini sangat menolong selain kelancaran di pelabuhan,” kata Adhie dalam Forum senator untuk rakyat dengan tema Apa dan siapa sesungguhnya mafia pelabuhan ini? Bagaimana ia bisa dikalahkan?, di Restoran Dua Nyonya, Cikini, Jakarta, Minggu (30/8/2015).

Dengan adanya jalur kereta apai itu nantinya dapat meminimalisir dan menciptakan kelancaran keluar masuknya barang sebesar 25 persen. Selain itu, Ia juga menyebutkan dampak lainnya adalah mengurangi kemacetan lebih dari 10 persen.

“Ini akan mengurangi kemacetan lebih dari 10 persen di Jakarta. Bisa sampai tujuan langsung. Di pelabuhannya sendiri bisa sekitar 25 persen kekurangannya,” beber dia.

Sebelumnya, Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengatakan akan membuat jalur kereta api untuk proses mempercepat proses unloading. Penggunaaan kereta api ini akan memecah kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok.(hel/metr)

loading...