Angkasa Pura 2

Menko Darmin: Jepang Lebih Dulu Ajukan Proposal Proyek Kereta Cepat

EmplasemenSelasa, 1 September 2015
Darmin2

JAKARTA (beritatrans.com) — Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution mengatakan investor Jepang lebih dulu mengajukan penawaran kepada Pemerintah Indonesia untuk proyek pembangunan Kereta Api (KA) Cepat Jakarta–Bandung.

Seperti dilansir antarannews.com, Darmin menyatakan tidak pernah memberikan kesempatan kepada investor Tiongkok untuk merevisi penawaran yang telah diajukan.

“Tidaklah. Jepang yang lebih dulu menyampaikan proposal baru. Tentu sebagai panitia harus memberi kesempatan kepada Tiongkok. Tidak adil kalau yang satu menyampaikan dan lainnya tidak,” kata Darmin usai menghadap Presiden Joko Widodo, kemarin.

Darmin yang juga adalah ketua tim seleksi proyek pembangunan KA Cepat Jakarta-Bandung hari ini menghadap presiden untuk melaporkan berakhirnya Keppres pembangunan kereta cepat tersebut.

Dia mengatakan, Presiden Jokowi bersedia memperpanjang masa berlaku Keppres tersebut hingga 4 September.

Menurut Darmin, sampai saat ini, belum ada keputusan apa pun terkait pemenang proyek multimiliar dolar itu.

Dia juga membantah isu yang menyebutkan duta besar Tiongkok untuk RI diminta pemerintah merevisi proposal.

“Tidak pernah (meminta revisi proposal). Namun, yang ada adalah meminta klarifikasi kepada Jepang maupun Tiongkok. Ada sejumlah pertanyaan mengenai proposal itu. Supaya pengertiannya sama, ini ditanya maksudnya apa dan maksud persisnya apa. Ini buktinya mana,” kata Darmin. (fenty)