Angkasa Pura 2

Perintah Presiden Jokowi Tegas Berantas Mafia Di Pelabuhan

Aksi Polisi DermagaKamis, 3 September 2015
Ferdinan2

JAKARTA (beritatrans.com) – Perintah Presdien Joko Widodo (Jokowi) jelas dan tegas kepada Menko Maritim dan Polri untuk bersihkan pelabuhan dari para mafia dan bandit. Jadi jika ada yang gagal paham atas perintah Presiden dan bertolak belakang dengan perintah tersebut, artinya mereka membangkang kepada perintah Presiden.

Demikian disampaikan aktivis antikorupsi dan Direktur Energy Watch Indonesia Ferdinan Hutahaen dalamsiaran pers di Jakarta, Kamis (3/9/2015). “Situasi yang semakin tidak kondusif bagi penegakan hukum di negara ini harus segera mendapat perhatian serius Presiden Jokowi. Presiden harus segera mengambil sikap dan memberikan pernyataan serta menegaskan sikap negara terhadap penegakan hukum yang sedang dilakukan oleh Polri di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II,” kata dia.

Menurutnuya, Presiden adalah representasi negara sesuai konstitusi. Oleh karena itu, Presiden harus segera bertindak dan tidak membiarkan kekacauan ini berlama-lama karena akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum dan menjadi bencana bagi pemberantasan mafia serta pemberantasan korupsi yang sejak awal disuarakan oleh Presiden Jokowi.

Dalam kasus PT Pelindo II (korupsi pengadaan mobile crane), menurut Ferdinan, semua pihak yang menghalang halangi penyelidikan yang dilakukan oleh Polri bisa ditindak secara hokum. Dalam KUHP mengatur ancaman hukum bagi siapa saja yang menghalang halangi penyelidikan dan penyidikan oleh penegak hukum.

“Wapres, Menkopolhukam, Mentri BUMN dan siapa saja yang mencoba menghalang halangi penyelidikan bisa ditindak secara hukum. Jangan ada satu pihakpun yang coba coba menghalangi tugas Polri atas perintah Undang Undang,” tandas Ferdinan.

Publiksudah lama berharap aparat penegak hokum khususnya Polri lebih tegas dan bergiri menghadapi oknum mafia termasuk di Pelabuhan Tanjung Priok terutama dalam menekan dwelling tima, proyek pengadaan mobile crane yang bermasalah dan lainnya.

“Jika saat ini penyidik Bareskrim Polri berani bertindak tegas dan mengusut dugaan korupsi dan memberantas mafia di Pelabuhan Tanjung Priok seharusnya didukung di diperkuat. Kalau di tengah jalan tba-tiba ada upaya intervensi dan mencoba menghalangi penyidikan polisi mereka ahrus dilawan. Bukan sebaliknya tunduk pada oknum tertentu yang terindikasi promafia dan koruptor,” tegas Ferdinan.(helmi)

loading...