Angkasa Pura 2

Akibat Mangkraknya Underpass Tambun Pendapat Ojek dan Angkot Tambun Turun

Emplasemen KoridorSabtu, 5 September 2015
Mangkraknya pembangunan underpass Tambun mengakibatkan sepinya penumpang ojek dan angkot di Jalan Raya Mekaraari - Mangunjaya Tambun, Sabtu (5/8/2015). (BeritaTrans.com/Wepe)

TAMBUN (BeritaTrans.com)- Mangkraknya pembangunan underpass Tambun di jalan Raya Mekarsari – Mangunjaya Tambun berdampak pada turunnya pendapatan para pengojek dan supir angkot di sekitar stasiun Tambun

“Ngaruh sekali penurunan pendapatan, yang biasa sewanya banyak sekarang sepi banget,” ujar Syarief (62), supir angkot 16C yang sudah 3 tahun melayani jurusan Griya Asri – Tambun – Bekasi, kepada BeritaTrans.com, Sabtu (5/9/2015)

Keluhan itu di alami pula Surya (65) pengojek yang biasa mangkal. “Pelanggan saya pada kabur,” ungkapnya lirih. Otomatis, lanjutnya, biasa kita dapat Rp50.000 – Rp60.000. Sekarang dapat Rp25.000 saja sudah bagus.

“Bahkan sering nombok,” ungkap Sam (32) supir angkot 16 polos jurusan Griya Asri – Tambun.

Sampai saat ini belum diketahui kapan pelaksanaan pembangunan underpass akan di mulai kembali.Harapan para pengojek dan supir angkot agar secepat pembangunan undersspas diselesaikan.

“Kalau bisa secepatnya pembangunan underpass diselesaikan, biar pendapatan kita normal lagi,” tutur Sam. (Wepe)