Angkasa Pura 2

Tahun Ini Stasiun Kebayoran Lama Rampung

EmplasemenFriday, 11 September 2015

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dijadwalkan paling lambat akhir tahun stasiun Kebayoran bakal rampung. Namun ada kekhawatiran Runik, karyawati toko plastik di bilangan Pasar kebayoran lama adalah kebersihan stasiun yang bagus itu. “Saya khawatirkan adalah soal bagaimana menjaga kebersihan stasiun yang bagus ini nanti. ini tugas kita bersama,” kata Runik, Kamis (10/9/2015) yang dikutip Commuterline.com

Sebab, Menurut Runik, yang paling banyak menggunakan keretan dan turun di stasiun ini adalah para pedagang yang tentu saja tingkat pendidikannya tidak sama dengan para pekerja kantoran. “Budaya menjaga kebersihan dan kesadaran stasiun milik bersama yang harus dijaga itu jelas belum ada, ini tantangan kita bersama,” katanya lagi.

Sementara itu, stasiun Kebayoran Lama bakal tidak kalah keren dengan Stasiun Palmerah. Dibangun sejak sekitar enam bulan lalu, kini stasiun yang terletak di dekat Pasar Kebayoran Lama ini tengah proses finishing.

Gaya dan arsitekturnya persis seperti Stasiun Palmerah yang baru diresmikan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan tiga bulan silam. Pemborongnya pun, menurut sumber Commuterline adalah pihak yang sama. Nantinya, stasiun ini juga dilengkapi eskalator seperti sejumlah stasiun lain. Yang membedakan adalah luasnya.

Berbeda dengan Stasiun Palmerah, stasiun Kebayoran Lama agak sedikit lebih kecil. Namun, tetap tetapn terasa luas, bahkan lantai duanya, hampir sama luas dengan Stasiun Sudirman. “Stasiun Palmerah memang dirancang juga untuk tempat pertemuan jika PT KAI ada acara,” ujar seorang staf PT KAI. Beberapa waktu lalu, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan juga menggunakan Stasiun Palmerah untuk menggelar acara yang diikuti seluruh pejabat di lingkungan PT KAI.

Sebelumnya PT KAI juga sudah memperpanjang peron Stasiun Kebayoran Lama untuk sanggup menampung kereta yang memiliki gerbong bahkan lebih dari 10. Kini dengan adanya rencana pengoperasian kereta 12 gerbong, bisa dianggap Stasiun Kebayoran tak ada masalah. Ini berbeda dengan Stasiun Jurangmangu, misalnya, yang sejauh ini belum bisa “melayani” kereta 12 gerbong yang kini sudah diuji cobakan operasinya di jalur Bogor-Jakarta.(Wepe)