Angkasa Pura 2

Johnson W Sutjipto Disahkan Sebagai Ketua Umum DPP INSA

DermagaSabtu, 12 September 2015
Johnson w sutjipto

JAKARTA (beritatrans.com) – Setelah mengalami deadlock dalam Rapat Umum Anggota (RUA) ke-16 yang dilaksanakan 19-20 Agustus lalu, pos jabatan Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA) periode 2015 – 2019 terisi kembali. Johnson W Sutjipto disahkan sebagai pengganti Carmelita Hartoto, Ketua Umum DPP INSA periode 2011 – 2015.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Lolok Sudjatmiko atas nama Ketua Care Taker DPP INSA melalui SK Care Taker No. CTRXVI-110915-025.

SK tersebut ditandatangani oleh Tim Care Taker DPP INSA yang terdiri dari Ketua Care Taker Lolok Sudjatmiko, Sekretaris Care Taker Tedy Yusaldi dan tiga anggota Care Taker masing-masing Paulis A. Djohan, Sugiman Layanto dan Siana A. Surya.

Selanjutnya, kata Lolok, Ketum Johnson diwajibkan menyusun kelengkapan DPP INSA dan mengumumkannya kepada anggota dalam jangka waktu paling lambat satu bulan sejak ditetapkan.

Pada RUA INSA ke-16 yang diselenggarakan pada19-20 Agustus 2015, pemilihan Ketua Umum INSA diikuti dua kandidat yakni Direktur Utama PT Salam Bahagia Johnson W. Sutjipto dan Direktur Utama PT Andhika Line Carmelita Hartoto.

Pada perhitungan suara, Johnson memperoleh suara sebanyak 386 suara. Sedangkan Carmelita Hartoto memperoleh 363 suara, serta 5 surat suara dinyatakan tidak sah. Pemilihan Ketua Umum DPP INSA tersebut kemudian dinyatakan deadlock karena perolehan suaran terbanyak dianggap belum 50 + 1 dari jumlah suara anggota pemegang mandat.

Terkait hal itu, Lolok menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pengecekan kembali terhadap fakta-fakta yang ada pasca RUA INSA ke-16 serta meminta pendapat dari berbagai ahli atas intepretasi Tata Tertib Pemilihan Ketua Umum pada RUA INSA yang ke-16 maupun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga INSA.

Selain itu, Care Taker juga telah meminta pendapat dari pemangku kepentingan INSA maupun dari kedua belah pihak dalam rangka rekonsiliasi dan menyampaikan fakta-fakta persidangan termasuk seluruh dokumentasi dan rekaman-rekaman yang dimiliki oleh panitia.

Lolok menegaskan setelah penetapan dan pengesahan Ketua Umum INSA definitif periode 2015-2019, maka masalah RUA INSA ke-16 sudah selesai dan Care Taker DPP INSA menyerahkan sepenuhnya jalannya organisasi INSA kepada Ketua Umum INSA definitif Johnson W. Sutjipto. (aliy/ant)

loading...