Angkasa Pura 2

Tak Ada Jaminan Bisa Tingkatkan Volume KA Angkutan Barang Ke Pelabuhan Tanjung Priok

EmplasemenSabtu, 12 September 2015
KA Barang

JAKARTA (beritatrans.com) – Dibongkarnya beton yang menutup rel ke Pelabuhan Tanjung Priok kemudian segera dibangun lagi dan selesai 3 bulan lagi. Perbaikan jalur KA ke Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan bisa meningkatkan frekuensi dan volume angkutan barang dari dan menuju pelabuhan terbesar di Indonesia itu.

“Namun begitu, belum tentu dapat meningkatkan kapasitas kereta api (KA) angkutan barang ke Pelabuhan Tanjung Priok,” kata pakar transportasi Unika Soegijopranoto Semarang, Djoko Setijowarno, ST, MT kepada beritatrans.com di Jakarta, Sabtu (12/9/2015).

Menurutnya, tidak ada jaminan dengan rel hingga dermaga dapat serta merta menurunkan waktu tunggu dan biaya angkut barang ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Dikatakan, kapasitas lintas KA di Jabodetabek sudah jenuh, baik untuk KA penumpang jarak jauh maupun KA kommuter serta KA barang.

“Belum lagi harus disediakan waktu untuk pemeliharaan rutin maupun berkala,” jelas Djoko lagi.

Sementara, jalur KA antara Bekasi-Jatinegara-Senen-TanjungPriok, bisanya malam hari setelah kereta penumpang kota dan antarkota selesai operasi.

“Hampir tak ada slot untuk meningkatkan KA angkutan barang terutama untuk jalur bdari arah timur Jakarta seperti Bekasi-Pasar Senen-Tanjung Priok,” kilah Djoko.

Jangan campurkan dalam waktu bersamaan operasi KA penumpang dengan KA barang. Kondisi tersebut sangat riskan, apalagi sekarang penumpang KRL Jabodetabek sudah mendekati angka satu juta orang per hari.

“Data akhir sudah mencapai 914.000 penumpang per hari. Perlu strategi dan pengaturan khusus jika akan menambah frekuensi perjalanan KA barang, termasuk ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta,” tegas Djoko.(helmi)

loading...