Angkasa Pura 2

Arif Reza Fahlevi

Cerita Jamaah Haji Indonesia Yang Selamat Dari Robohnya Crane Di Masjidil Haram

Another News FigurRabu, 16 September 2015
IMG-20150916-WA000

MAKKAH (beritatrans.com) -Peristiwa robohnya crane di Masjidil Haram yang menewaskan banyak orang membuat seluruh umat Islam di dunia bersedih. Saat peristiwa terjadi keluarga jamaah haji yang tinggal di Indonesia yang khawatir.

Termasuk di antaranya Arif Reza Fahlevi, salah satu jamaah BPIH Annisa Travel. Namun, perusahaan ini punya cara meredam kepanikan itu.

“Saat peristiwa robohnya crane itu terjadi, hati saya sangat sedih. Saya sempat meneteskan air mata ketika mendengar begitu banyak korban yang meninggal dunia,” kata Reza, sapaan akrab dia melalui surat elektronika yang diterima beritatrans.com, Rabu (16/9/2015) pagi.

“Saat itu yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa agar para korban itu diterima di sisi Allah SWT dengan baik,” jelas Reza lagi.

Menurut External Relation Head Corporate Communication FIFGROUP itu, dia sangat bersyukur, dari 76 jamaah haji asal Indonesia yang berangkat menggunakan Annisa Travel tak satupun yang menjadi korban. Semuanya selamat tanpa kurang suatu apa.

Hujan Lebat

Padahal, lanjut dia, sesaat sebelum kejadian, kami baru saja menyelesaikan sa’i. Saat itu, Kota Makkah dilanda hujan lebat dan angin kencang. Tak sedikit jamaah, termasuk dari Annisa Travel yang kemudian memilih untuk mencari tempat berteduh.

“Hampir semua tempat di Masjidil Haram itu penuh karena banyak jamaah yang menceri tempat berteduh,” cerita dia menambahkan.

Dan, kami terkejut bukan main karena beberapa menit sebelumnya, salah satu rombongan kami baru saja melewati tempat jatuhnya crane itu.

Sesaat setelah mendengar peristiwa itu, owner Annisa Travel Eri Heriawati terlihat sibuk mendata jamaahnya. Semua nama dia cek dan Alhamdulillah, rombongan kami selamat tanpa kurang suatu apa.(reza/hel)