Angkasa Pura 2

400 Lebih Perwira Pelayaran Niaga STIP Jakarta Segera Diwisuda

SDMJumat, 18 September 2015
Capt.Heru susanto2

JAKARTA (beritatrans.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta akan segera menggelar wisuda perwira terpadu baik perwira reguler atau perwira siswa (pasis) yang mengambil diklat ratting atau peningktan kompetensi di STIP. Total perwira yang akan diwisuda bisa mencapai 400 orang lebih.

Kabag Ketarunaan dan Alumni STIP Jakarta Capt. Heru Susanto, MM saat dikonfrmasi beritatrans.com membenarkan, rencana wisudah gabungan perwira pelayaran niaga di STIP tersebut. “Kita sudah mempersiapkan wisuda gabungan di Kampus STIP Jakarta. Waktunya sekitar pekan ketiga Oktober 2015 mendatang. Untuk taruna reguler STIP saat ini mereka sedang menjalani ujian akhir sebelum wisuda,” jelas Heru.

Sambil menyelesaikan dokumen, menurut dia, target wisuda gabungan tahun 2015 bisa dilakukan akhir Oktober mendatang. “Sebelum wisuda, seluruh perwira pelayaran niaga harus sudah clear seluruh dokumennya. Apalagi, setelah wisuda, mereka akan berlayar atau bekerja jauh dari Indonesia. Jadi, semua dokumennya harus selesai dan beres dari STIP,” papar Heru.

Lulus Ujian TOEFL

Sementara, salah satu pembina Taruna STIP Marzuki menambahkan, saat ini taruna STIP harus melengkapi diri dengan kemampuan bahasa Inggris yang mapan. Minimal, mereka harus lolos ujian TOEFL 500. Dengan begitu, akana mendukung pekerjaan mereka saat berlayar di kapa-kapal asing di berbagai belahan dunia.

“Jadi, ijazah dari STIP Jakarta akan diberikan jika mereka sudah lolos ujian TOEFL sampai 500 yang dibuktikan dengan sertifikat ujian yang sah dan diakui,” kata Marzuki kepada beritatrans.com.
Menghadapi era pasar bebas serta persaingan global, tambah Marzuki, seluruh perwira pelayaran niaga dari STIP Jakarta harus dibekali dengan kemampuan dan kompetensi yang lebih.

“Penguasaan bahasa Inggris menjadi prasyarat utama untuk bekerja di luar negeri atau di kapal asing. Bahkan, bekerja di kapal dakam negeri juga dituntut untuk mampu berbahasa Inggris dengan baik dan benar,” tegas Marzuki.(helmi)

loading...