Angkasa Pura 2

Massa KSPI Ancam Blokir Jalan, Tol, Pelabuhan Hingga Bandara

Bandara Dermaga KoridorSenin, 28 September 2015
tmp_10087-180999_demo-buruh-di-bundaran-hotel-indonesia_663_382-1281352111

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan, buruh siap melakukan aksi mogok nasional bila formula itu diteken pemerintah. Bahkan, kata dia, buruh tak akan segan-segan memblokade bandara, pelabuhan, hingga jalan tol bila pemerintah terus menggodok formula tersebut.

“Kalau dipaksakan, pemogokan umum, (pokoknya) enggak ada urusan. Bisa tutup pelabuhan, bandara, tutup atau blokir jalan tol,” ujar Said Iqbal saat konferensi pers KSPI di Jakarta, Senin (28/9/2015).

Seperti dikutip kompas, KSPI mengecam rencana pemerintah meneken formula upah minimum buruh sesuai inflasi ditambah alfa dan dikalikan Produk Domestik Bruto (PDB). Formula tersebut dinilai KSPI sangat memberatkan para buruh yang hidupnya sudah semakin sulit belakangan.

Namun demikian, KSPI menolak bila kesiapannya memblokade bandara, pelabuhan, dan jalan tol itu sebagai bentuk ancaman. Menurut Said, aksi itu akan dilakukan sebagai cara mengingatkan pemrintah bahwa perhitungan upah minimum melalui Komponen Hidup Layak (KHL) tak boleh diotak-atik.

Buruh juga meminta tiga tokoh yang paling sering mendorong formula baru upah minum itu yakni Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, dan Staf Khusus Wapres Sofyan Wanandi untuk menghentikan rencana tersebut.

Melemahnya pertumbuhan ekonomi, kata Said, bisa diakali dengan upaya peningkatan konsumsi masyarakat. Maka itu tuturnya, upah buruh harus dinaikan bukan justru dijepit oleh formula baru yang justru dinilai menghilangkan potensi kenaikan upah dengan formula KHL.(hel/kom)