Angkasa Pura 2

Peningkatan SDM Pelaut

Tommy Tutup Diklat BST KLM Di Kampus BP2IP Barombong

Dermaga SDMKamis, 1 Oktober 2015
BST KLM Makssar1

MAKASSAR (BeritaTrans.com) – Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si menutup diklat basic safety training (BST) Kapal Layar Motor (KLM) yang diselenggarakan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong, Makassar Sulawesi Selatan.

Demikian siaran pers yang diterima beritatrans.com, Kamis (1/10/2015). Penutupan dilakukan di Kampus BP2IP Barombong, Makassar Rabu (30/9/10) petang. Tommy, sapaan akrab Kepala BPSDM Perhubungan menutup diklat BST KLM didampingi Kapusbang SDM Perhubungan Laut Drs. Ridwan Setiawan, ST, M.Mar.E, Kepala BP2IP Barombong, Abdul Wahid,ST, M.Mar.E dan pejabat terkait serta tamu undangan.

Diklat BST KLM, kata Tommy, merupakan program Pemerintah Indonesia yang dibiayai dengan dana APBN, sebagai hasil penghematan subsidi BBM di APBN.

“Pemerintahan Jokowi-JK melalui Menhub Ignasius Jonan komitmen untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan transportasi termasuk bagi para pelaut di kapal-kapal tradisional. Melalui program Diklat BST KLM, para pemuda di sejumlah daerah direkrut dan dididik untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya sebagai pelaut,” kata Tommy.

Saat berlayar nanti, mereka bisa tahu dan dapat meningkatkan keselamatan transportasi khususnya pelayaran. “Program diklat BST KLM dibiayai dari hasil penghematan subsidi BBM di APBN dan dialihkan untuk hal-hal produksi, termasuk peningkatan kapasitas SDM serta penguatan di bidang keselamatan pelayaran bagi para pelaut tradisional,” tandas Tommy.

BST KLM Makassar3

510 Peserta Diklat

BP2IP Barombong, menurut Kepala BP2IP Barombong Ahmad Wahid, ST, M.Mar.E pihaknya menerima alokasi untuk menyelenggarakan diklat BST KLM sebanyak 510 peserta. Mereka ada para pemuda dan pelaut tradisional dari berbagai daerah di Sulawesi yang direkrut bersama Pemprov terutama Dinas Perhubungan masing-masing provinsi.

“Mereka yang memilih dan mengirimkan peserta ke BP2IP Barombong. Kemudian diseleksi dan bagi mereka yang lolos langsung ikut diklat BST KLM ini,” jelas Wahid.

Dia menambahkan, kini seluruh program diklat BST KLM di BP2IP Barombong sudah selesai dilakukan. Selanjutnya, mereka akan dilepas kembali untuk berlayar dan menjalani profesinya sebagai peluat di kapal-kapal layar motor.

“Melalui diklat dan peningkatan kemampuan ara pelaut muda ini, diharpkan bisa mengaplikasikan ilmunya serta mewujudkan pelayaran yang selamat, aman dan nyaman dimanpun mereka berlayar,” tegas Wahid.(helmi)