Angkasa Pura 2

Menteri Susi : 16 Kapal Pelaku Illegal Fishing Akan Di Tenggelamkan

Dermaga Kelautan & PerikananSelasa, 6 Oktober 2015
Made with Square InstaPic

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam waktu dekat dirinya akan melakukan penenggelaman terhadap 16 kapal pelaku ilegal fishing yang berhasil ditangkap.

Susi menyebutkan, penenggelaman 16 kapal ini bisa dilakukan usai mendapatkan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mana perintah penenggelaman tidak harus menunggu proses pengadilan.

“Jadi minggu depan 16 kapal yang sudah kita tangkap itu akan langsung kita tenggelamkan, dan begitu seterusnya,” kata Susi di Kantor KKP, Jakarta, Selasa (6/10/2015).

Susi mengakui penenggelaman kapal-kapal pelaku ilegal fishing masih terbilang lamban, lantaran harus menunggu proses inkrah dari pengadilan.

Saat ini, penenggelaman kapal bisa langsung dilakukan begitu benar-benar kapal tersebut terbukti melakukan ilegal fishing.

Pemerintah, lanjut Susi, hanya berpegang teguh pada UU Nomor 45 Tahun 2009 untuk langsung melakukan penenggelaman kapal yang terbukti melakukan ilegal fishing.

“Kalau yang namanya kapal eks asing masuk di perairan Indonesia itu saja sudah salah, itu bisa langsung ditenggelamkan, jadi kita gak usah kasih ke pengedilan,” katanya

16 kapal tersebut, tutur Susi, sembilan merupakan hasil tangkapan KKP dan sisanya tujuh kapal hasil tangkapan TNI AL. Berikut nama-nama kapal yang akan ditenggelamkan Menteri Susi.

Hasil tangkapan PSDKP KKP:

1. KG 932525 TS, Vietnam, 139 GT.

2. KG 91490 TS, Vietnam, 139 GT.

3. KG 93877 TS, Vietnam, 139 GT.

4. KG 93577 TS, Vietnam, 139 GT.

5. KM BV 9980 TS, Vietnam, 85 GT.

6. KM BV 99252 TS, Vietnam, 105 GT.

7. KM BV 9261 TS, Vietnam, 88 GT.

8. KM Ethan Gofir-02, Menggunakan Bendera Indonesia tapi ABK Asing, 23 GT.

9. KM Bintang Terang, Menggunakan Bendera Indonesia tapi ABK Asing, 11 GT.

Hasil tangkapan TNI AL:

1. KM‎ F/B RELL-RENN-8, Filipina, 54 GT.

2. KM F/B RELL/RENN-6, Filipina, 45 GT.

3. KM F/B LB C-N-C, Filipina, 14 GT.

4. KM F/B RR-8A, Filipina, 15 GT.

5. KM BerkatAnugerah 01, Menggunakan Bendera Indonesia tapi ABK Asing, 195 GT.

6. KM MitraBahari 11, Menggunakan Bendera Indonesia tapi ABK Asing, 102 GT.

7. KM Tenggiri 15, Menggunakan Bendera Indonesia tapi ABK Asing, 33 GT‎.(Wahyu/foto:Wahyu Purwadi/BeritaTrans.com)