Angkasa Pura 2

Bus BRT & Aglomerasi DAMRI Menjadi Primadona Warga Bandung

KoridorSabtu, 10 Oktober 2015
damri-aglomerasi1

BANDUNG (BeritaTrans.com) – General Manager Perum DAMRI Cabang Bandung, Ir. Ariel Arlan Siregar, Ms.Tr, mengemukakan penumpang bus BRT dan aglomerasi menjadi primadona warga Bandung dalam beraktifitas menggunakan jasa angkutan umum.

Hal itu, dia mengemukakan terlihat dari tingginya jumlah penumpang kedua layanan buskota tersebut. Contonya bus BRT Koridor II rute Cicaheum – Cibeureum. Sebanyak 18 bus dioperasikan di rute tersebut. Setiap bulan rata – rata beroperasi 1.615 rit dengan mengangkut 66.638 penumpang.

Begitu juga dengan 45 bus pelayanan aglomerasi di tiga rute yakni Dipatiukur _ Jatinangor, Elang – Jatinangor dan Luewipanjang – Ciburuy, terbilang tinggi jumpah penumpangnya. Untuk rute Dipatiukur – Jatinangor, yang dilayani 15 bus sejak 15 April 2015, tercatat per bulan rata -rata 4.430 rit dengan 122.968 penumpang.

Rute Elang – Jatinangor dilayani 15 bus per bulan mencapai ritasi 4.636 deengan 92.517 penumpang, sedangkan trayek Luewipanjang – Ciburuy, juga dilayani 15 bus tercatat per bulannya beroperasi 4.675 rit dengan 91.024 penumpang.

“Data itu memperlihatkan memang begitu tinggi jumlah penumpangnya. Apalagi kalau diakumulasikan dengan seluruh trayek buskota maka jumlahnya semakin membengkak lagi. Ada 144 buskota DAMRI beroperasi, yang setiap bulannya mencapai 29.736 rit dengan mengangkut 845.119 penumpang. Kalau dijumlah setahun maka belasan juta warga Bandung menggunakan jasa buskota DAMRI,” ungkapnya.

Posisi buskota, termasuk BRT dan agkomerasi, sebagai primado warga Bandung itu, Ariel Arlan Siregar menjelaskan karena terus ditingkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan. “Busnya bagus, segar, wangi dan indah dipandang mata. Lancar melayani. Awak busnya full senyum dan menjunjung aspek keselamatan. Tarifnya juga terbilang murah. Untuk bus aglomerasi hanya Rp5.000/penumpang,” tuturnya. (awe).

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari