Angkasa Pura 2

Data Angkutan Umum Tak Laik Jalan, Polda Metro Jaya-Dishub DKI Razia Terminal Pulogadung

Aksi Polisi KoridorSelasa, 13 Oktober 2015
terminal-pulogadung

JAKARTA (BeritaTrans.com) — Petugas gabungan dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta menggelar razia di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur.

Razia ini dilakukan untuk mengecek kelaikan jalan angkutan umum dan kelengkapan surat izin pengemudi.

Hasilnya, hanya 13 persen angkutan umum di Jakarta yang laik jalan. Sementara sisanya sudah tidak laik lantaran armadanya mulai keropos, ban gundul, lampu mati, dan batas emisi yang terlalu tinggi.

Kepala Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UPPKB), Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta, Muslim mengatakan, jumlah kendaraan yang tidak laik jalan diperoleh dari pemeriksaan hasil uji petik di tiga terminal yakni Pulogadung, Kampung Rambutan, dan Senen sejak 17 September lalu.

“Hanya 13 persen angkutan umum dalam kondisi laik jalan atau sebanyak tujuh angkutan. Selebihnya 87 persen atau 49 angkutan sisanya tidak laik jalan. Kebanyakan adalah metromini dan angkutan KWK (Koperasi Wahana Kalpika),” ujar Muslim dikutip beritasatu.com, Selasa (13/10).
Sedangkan sisanya ada pula kopaja, mikrolet, koasi, dan bus Agramas.

Selain kedua jenis angkutan umum tersebut, pihaknya juga menemukan bus TransJakarta yang tidak laik jalan. Penyebabnya juga terjadi lantaran armada yang mulai keropos dan tingginya kadar emisi.

Ia melanjutkan, kendaraan yang tidak laik jalan ini akan ditilang dan diberikan catatan untuk ditindaklanjuti oleh kepala terminal. “Kami juga memeriksa kelengkapan surat izin milik pengemudi,” katanya.

Kepala Sub Direktorat Penegak Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengaku, pemeriksaan ini dilakukan untuk mendata angkutan umum yang laik jalan selama ini beroperasi di Jakarta.

Pasalnya, pelanggaran pada kelaikan kendaraan dapat memicu potensi kecelakaan lalu lintas.

“Razia ini memang kita lakukan untuk menertibkan kendaraan umum di Jakarta. Jika ada yang kedapatan melakukan pelanggaran berat, langsung kami kandangkan,” ujarnya.

Dari pemeriksaan di Terminal Pulogadung hari ini, sebanyak sembilan angkutan umum KWK dikandangkan karena kondisi badannya sudah rusak dan emisi yang melebihi batas.

Rencananya razia serupa akan terus digelar secara rutin tiap hari Selasa dan Kamis hingga Desember mendatang. (fenty)

loading...