Angkasa Pura 2

Melayani Jamaah Haji Merupakan Ibadah Bagi Captain Bus DAMRI

KoridorRabu, 14 Oktober 2015
IMG_20151014_124536

BOGOR (BeritaTrans.com) – Melayani jamaah Haji bagi captain bus DAMRI merupakan ibadah. Beritatrans.com dan Tabloid BeritaTrans lebih menyukai menggunakan sebutan ‘captain’ ketimbang pengemudi bagi orang yang mengemudikan bus DAMRI.

Seperti halnya di sejumlah negera, termasuk Hong Kong, lebih dipakai penyebutan ‘captain’ ketimbang ‘driver’ karena kompetensi seseorang yang mengemudikan bus. Pelayanan pengemudi DAMRI yang sudah sekelas Hong Kong ini yang menyebabkan mereka layak mendapat panggilan ‘captain,’

Slamet Riadi (41), contohnya. Sehari – hari, dia menjadi operator bus DAMRI Angkutan Khusus Bandara Soekarno – Hatta. Saat musim haji, dia ditugaskan oleh kantornya untuk bekerja di balik kemudi bus untuk membawa jamaah hajim

“Musim Haji adalah hajat Negara, jadi tanggung jawabnya lebih tinggi dan suatu ibadah. Ada pahala gede kalau kami memberikan pelayanan dengan sepenuh hati,” kata Slamet Riadi kepada BeritaTrans.com dan Tabloid BeritaTrans, di Wisma Primkokamar, Bogor, Rabu (14/10/2015).

Setiap tahun Perum DAMRI ditunjuk untuk melayani jamaah haji di rute asrama haji – Bandara Halim Perdanakusuma. “Sebagai tugas negara, harus benar-benar bagus melayani para jammah haji,” katanya.

Soal waktu, lanjut ayah dua putri ini, dua jam sebelumnya, harus sudah berada di asrama Haji Bekasi dan Bandara Halim. Tahun ini, “Embarkasi Bekasi dilayani 22 bus Damri dan melayani 3 kloter,” ujar Selamat.

Memang tahun ini, tuturnya, jadwal penjemputan amat telat karena memang kedatangan pesawatnya terlambat. “Pernah delay sampai 12 jam. Stanby jam 4 pagi. Pesawat datangnya jam 15.00,” katanya.

Pria kelahiran Pangkalan Bun, Kabupaten Waringin Barat, Kalimantan Tengah, mengemukakan walaupun keberangkatan atau kedatangan pesawat telat, namun seluruh awak bus haji harus siap siaga.

Bila tidak melayani jamaah Haji, sehari-harinya Slamet ‘mempiloti’ DAMRI di rute Bogor – Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Da hafal betul waktu dan daerah yyang terjadi kemacetan “Soal jadwal kemacetan sudah diluar kepala, kalau pagi daerah Cimanggis pasti macet,” tuturnya

Apalagi, kata pengekudi DAMRI, yang sudah 10 tahun mengabdi di DAMRI, ini menghadapi penumpang yang komplain sudah hal biasa. “General Manager DANRI Angkutan Khusus Bandara, Pak Johni, selalu mewanti – wanti agar memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa,” jelasnya.

Menjadi pengemudi bus harus lebih berhati hati di jalan, disiplin dan harus lebih sabar. “Sebab yang kita bawa nyawa orang bukan barang,” tegasnya. (Wahyu/foto:Wahyu Purwadi)

loading...