Angkasa Pura 2

Kabut Asap, Penerbangan Di Bandara Juwata Tarakan Delay 5 Jam

Bandara KokpitSabtu, 17 Oktober 2015
Kabut Asap

TARAKAN (BeritaTrans.com) -Kabut asap yang menyelimuti Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sejak Sabtu pagi, (17/10/2015) membuat penerbangan di Bandara Juwara Tarakan, terganggu.
Ribuan calon penumpang maskapai penerbangan di Bandara Juwata terpaksa menunggu keberangkatan lebih dari 5 jam, karena terjadi delay atau penundaan jadwal penerbangan.

Kepala Bandara Juwata Tarakan Syamsul Bandri mengatakan hasil laporan yakni maskapai Batik Air sudah dinyatakan gagal berangkat, selain itu maskapai Batik Air dari rute Makassar-Balikpapan dan Tarakan juga masih stanby di Balikpapan.

Dikatakan, semua maskapai penerbangan di Tarakan menyatakan keterlambatan penerbangan karena dampak cuaca dan kabut asap yang menyelimuti Bandara Juwata Tarakan. 

Menurutnya, informasi terbaru jarak pandang hanya berkisar 500 meter, setelah tadi siang berjarak pandang 600 meter dan tadi pagi sekitar 900 meter. Sementara, kelayakan terbang berada dikisaran 1 Kilometer (KM) ke atas.

“Pada hari Sabtu ini semua maskapai kita delay, tapi tadi Kalstar walaupun delay tetap mereka berangkat, sementara ada 8 maskapai yang terlambat seperti maskapai Lion Air ada 3 penerbangan yang telat, pesawat Garuda ada 2 jadwal penerbangan juga ikut terlambat, juga Kalstar ada 3 juga telat,” ujarnya kepada newstara.com yang ditemui di Terminal keberangkatan Bandara Juwata Tarakan.

Syamsul ditemui saat melakukan pengecekan penumpang delay dan refund ke maskapai masing-masing.

“Jika karena faktor cuaca maka tidak ada kewajiban bagi maskapai penerbangan untuk memberikan penginapan bagi penumpang yang ditunda keberangkatannya pada esok hari. Namun, kewajiban menyediakan konsumsi tetap harus dilakukan,” kata dia.

“Iya semua penumpang dari maskapai delay itu diberi konsumsi snack dan makan siang,” tandas Syamsul.(helmi/news)