Angkasa Pura 2

Ferdinan: Renegosiasi Kontrak Freeport Indonesia Harus Untungkan Rakyat

Another NewsMinggu, 18 Oktober 2015
Ferdinan2_edit

JAKARTA (BeritaTrans.com) -Energy Watch Indonesia (EWI) mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera melakukan negosiasi ulang kepada Freeport Indonesia. Renegosiasi harus menguntungkan rakyar dan negara, jika tidak mereka harus meninggalkan Indonesia.

“Program perbaikan lingkungan, perhatian khusus kepada masyarakat adat, meningkatkan royalti minimal 5%,” kata Direktur EWI Ferdinan Hutahaen di Jakarta, Minggu (18/10/2015).

Selanjutnya, pinta EWI, mereka segera melaksanakan pembangunan smelter selambat-lambatnya awal tahun 2016. Menambah jumlah management jajaran direksi dan komisaris dari Indonesia. Divestasi saham hingga 51%, dan auditor adalah BPK.

“Jika point-point ini disepakati dan disetujui oleh Freeport Indonesia maka pemerintah juga wajib memberikan kepastian pemberian IUP dan memperpanjang operasi Freeport di Papua hingga 2041,” urai Ferdinan.

Kebijakan ini, papar dia, merupakan jalan tengah untuk kebaikan bersama antara Freeport dan Indonesia.
“Namun jika Freeport tidak menyetujui syarat tersebut, kita minta agar Freeport angkat kaki dari Indonesia,” cetus Ferdinan. 

“Presiden Jokowi harus segera angkat bicara tentang ini supaya publik tau dan paham posisi pemerintah, sehingga rakyat tidak disuguhi sinetron politik,” tegas Ferdinan.(helmi)

loading...