Angkasa Pura 2

Otoritas Bandara SSK II Serahkan Keputusan Penerbangan pada Maskapai

BandaraSelasa, 20 Oktober 2015
Bandara Sultan Syarif Kasim II_beritatrans.com

PEKANBARU (BeritaTrans.com) – Wilayah Pekanbaru, Provinsi Riau masih terus diselimuti oleh asap pekat, termasuk Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II. Untuk itu, Otoritas Bandara SSK II menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing maskapai untuk melakukan penerbangan atau pun tidak ke bandara yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II.

“Pembatalan penerbangan baik domestik mapun internasional tergantung kebijakan dari masing-masing maskapai,” kata Kepala Divisi Pelayanan dan Operasional Bandara Internasional SSK II, Hasturman Yunus di Pekanbaru, Selasa (20/10/2015).

Biasanya, sebuah maskapai penerbangan membatalkan penerbangan karena visibility atau jarak pandang di bandara tujuan kurang dari 1.000 meter yaitu sesuai standar minimal pendaratan pesawat.

Ia menjelaskan, pada Senin (19/10/2015), sebanyak 78 jadual penerbangan baik dari dan menuju Bandara SSK II dibatalkan oleh maskapai akibat kabut asap pekat yang menyelimuti bandara tersebut.

“Setiap hari, kita punya jadual 70 penerbangan. Tapi beberapa rute terbang dibatalkan dan itu kebijakan maskapai masing-masing. Seperti Garuda layani Pekanbaru-Jakarta tiap hari tujuh penerbangan, saat ini dikurangi jadi empat penerbangan,” katanya seperti dilansir Antara.

Jumlah penerbangan di Bandara SSK II biasanya melayani penerbangan antara 66 hingga 78 kali. Jumlah penumpang yang diangkut rata-rata mencapai 8.000 orang per hari.

Saat ini 11 maskapai melayani penerbangan dari dan ke Bandara SSK II, baik domestik maupun internasional. Mereka adalah Garuda Indonesia, Batik Air, Lion Air, Indonesia AirAsia, Citilink, Susi Air, Silk Air, AirAsia, Firefly, Sriwijaya Air, dan Malindo Air. (aliy)