Angkasa Pura 2

STIP Jakarta Aktif Bantu Berdayakan Sekolah Pelaut Swasta

SDMKamis, 22 Oktober 2015
Arifin STIP

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta Capt. Arifin Soenardjo, M.Hum mengatakan, nasib sekolah dan siswa sekolah pelaut di Tanah Air harus diselematkan. Mereka sebaiknya dibantu dan diberdayakan, agar semua lulusan sekolah pelaut swasta itu memenuhi syarat dan diterima bekerja, khususnya di atas kapal.

“Nasib anak didik di sekolah-sekolah pelaut yang harus diselamatkan. Ada ribuan siswa calon pelaut dan mereka harus naik simulator atau praktik di kapal sebelum lulus,” kata Capt. Arifin Soenardjo di Kompleks STIP Jakarta, kemarin.

Mantan Dirkappel Ditjen Perhubungan Laut ini menambahkan, kualitas calon pelaut Indonesia harus ditingkatkan. Mulai mereka belajar di kampus atau sekolah juga harus dibenahi.

“Oleh karena itu, sekolah-sekolah yang belum memiliki simulator, lab, kapal latih dan lainnya harus dibantu. Kasihan nasib anak-anak muda calon peluat itu. Mereka harus dibantu sesuai kondisi dan kemampuan yang ada,” jelas Arifin.

Seperti diketahui, STIP Jakarta saat ini sudah menampung dan memfasilitasi ribuan taruna atau siswa calon pelaut untuk naik simulator. Mereka itu datang dari sekolah-sekolah pelaut swasta di Tanah Air.

“Tapi, mereka harus antre karena taruna STIP Jakarta juga banyak. Mereka harus dilayani juga sekaligus mengakomodasikan taruna dari sekolah lain,” papar Arifin.

Sebelumnya, Kabag Administrasi Umum dan Humas STIP Jakarta Capt. Ariandy Syamsul Bahri. M.Si mengatakan, saat ini kerja sama dengan sekolah swasta dilakukan dengan sistem rayonisasi.

“Ada beberapa sekolah pelaut seperti AMI Medan, AMI Cirebon, Stiemar Jakarta dan lainnya resmi bekerja sama dengan STIP,” kata Ariandy.

Kerja sama itu boleh dan sudah dilakukan. Tapi, menurut Ariandy, jangan sampai mengorbankan taruna sendiri. “STIP harus tetap menjaga kualitas diklat pada tarunanya sendiri,” tegas dia.(helmi)

loading...