Angkasa Pura 2

Garuda Bukukan Laba Bersih 51.4 Juta Dolar Hingga Kuartal 3 Tahun 2015

KokpitSabtu, 24 Oktober 2015
IMG_20151018_154438

JAKARTA (BeritaTrans.com) – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan (income net year to date) sebesar USD 51.4 juta hingga kuartal 3 tahun 2015 atau meningkat sebesar 123,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mengalami kerugian sebesar USD 220.1 juta.

Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo mengatakan, pihaknya juga berhasil meningkatkan pendapatan usaha (income revenus) dari USD 2.831 miliar pada 2014 (Januari-September) menjadi USD 2.845 miliar pada periode yang sama di 2015. Sementara beban usaha (total expense) berhasil diturunkan dari USD 3.08 miliar menjadi USD 2.7 2miliar.

“Peningkatan kinerja Perseroan dapat dicapai berkat penerapan strategi pengembangan bisnis melalui program ‘Quick Wins’, serta melalui disiplin efisiensi Binta ketat yang dilaksanakan secara berkelanjutan sejak awal 2015,” kata M Arief, di Jakarta, Jumat (23/10/2015).

Arif menjelaskan, pencapaian tersebut terjadi saat dunia industri penerbangan tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perlambatan perekonomian hingga beberapa kondisi “force majeure” atau bencana alam, aeperti erupsi gunung berapi dan gangguan kabut asap.

Mengenai pengembangan jaringan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Mantan Dirut Citilink Indonesia itu mengatakan, Garuda Indonesia Group (termasuk Citilink) berhasil mengangkut sebanyak 24.55 juta pada sembilan bulan terakhir ( Januari-September 2015) atau meningkat sebesar 17.5 persen dibandingkan periode yang sama tahin 2014, yaitu sebanyak 20.89 juta penumpang.

Garuda Indonesia sendiri pada kuartal 3 yahun 2015 berhasil mengangkut sebanyak 17.69 juta penumpang (terdiri dari 14.51 juta penumpang domestik dan 3.18 juta penumpang internasional), sedangkan pada periode yang sama yahun 2015 mengangkut sebanyak 15.56 juta penumpang. Sementara anak perusahaan Citilink Indonesia, berhasil mengangkut 6.87 juta penumpang pada Januari-September 2015, meningkat sebesar 28.8 persen dibanding periode yang sama2014 sebanyak 5.33 juta penumpang.

Frekuensi penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink di sektor domestik dan internasional meningkat dari 165.642 penerbangan pada kuartal 3 tahun 2014 menjadi 186.105 penerbangan pada periode yang sama di 2015. Disamping itu, kapasitas produksi(Availability Seat Kilometer/ASK) meningkat dari 36.9 miliar (2014) menjadi 38.75 miliar pada 2015.

Garuda Indonesia juga berhasil meningkatkan tingkat isian penumpang (Seat Load Factor/SLF) menjadi 77.3 persen pada 2015 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 70.7 persen. Sedangkan tingkatan ketepatan pnerbangan (OTP) pada 2015 mencapai 88.2 persen dengan utilisasi pesawat sebesar 09:11 jam.

Disamping itu, Garuda Indonesia juga berhasil meningkatkan market share baik di pasar domestik maupun internasional. Pada kuartal 3 tahin 2015, market shar Garuda Indonesia di pasar domestik meningkat menjadi 44 persen, dibanding tahun sebelumnya sebesar 37 persen. Sementara itu, market share pasar internasional pada Januari-September 2015 mencapai 28 persen meningkat dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar 22 persen.

Hingga kini Garuda Indonesia Group mengoperasikan sebanyak 181 pesawat terdiri dari delapan pesawat Boeing 777-300ER, 22 pesawat Airbus A330-200_300, sua pesawat Boeing 747-400, 10 pesawat ATR72-600, 15 pesawat Bombardier CRJ1000 NexGen, 88 pesawat Boeing 737-300/500/800NG, dan 36 pesawat Airbus A320, dengan rata-rata usia pesawat 4.7 tahun. Pada akhir 2015 mendatang Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan 187 pesawat (143 pesawat Garuda Indonesia dan 44 pesawat Citilink) dengan rata-rata usia sebesar 4,3 tahun. (Wahyu)

loading...