Angkasa Pura 2

Kapal KPLP KN P 364 Juga Berhasil Evakuasi Mayat Korban Kapal Tenggelam

DermagaRabu, 28 Oktober 2015
Evakuasi_Korban_Tenggelam_1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Berselang satu hari setelah berhasil menemukan dan mengevakuasi 28 korban keracuan di KM Putra Harapan, Kapal Negara (KN) P 364 dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tual, Maluku Utara, Direktorat KPLP (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai), Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, kembali berhasil mengevakuasi satu mayat korban tenggelam speed boat di kolam bandar Pelabuhan Dobo, Maluku Tenggara, Selasa (27/10/2015).

Menurut Komandan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tual, Maluku Utara, Elwin Refindo, pada hari Selasa (27/10/2015), ia memerintahkan agar nakhoda KN P 364 bertolak ke lokasi kapal speed boat tenggelam.

“Pada pukul 11.00 WIT kapal bertolak menuju lokasi kapal tenggelam. Kemudian pada pukul 11.15 WIT dilakukan evakuasi terhadap korban tenggelam,” kata Elwin Refindo kepada beritatrans.com dan Tabloid BeritaTrans.

Evakuasi_Korban_Tenggelam_3

Menurut Elwin, korban meninggal dunia tersebut atas nama Natalia Halatu, berjenis kelamin perempuan. Dia adalah korban akibat kapal speed boat yang ditumpanginya tenggelam di kolam bandar Pelabuhan Dobo, Minggu (18/10/2015).

Kejadiannya sekitar pukul 20.30 WIT. Baru bisa ditemukan setelah 10 hari pencarian yaitu pada Rabu (27/10/2015).

“Jenazah sudah kami bawa ke Pelabuhan Dobo pada pukul 11.30 WIT. Kemudian dibawa ke rumah sakit untuk proses selanjutnya,” kata Elwin.

Seperti diberitakan, dua hari sebelumnya kapal patroli KPLP KN P 364 juga telah berhasil mengemban misi operasi Search And Recue (SAR). Pada hari Senin (26/10/2015) KN P 364 berhasil menyelamatkan speed boat beserta 11 penumpang dan ABK yang terkatung-katung di tengah laut. Kemudian pada hari Selasa (27/10/2015) KN P 364 juga sukses menolong dan mengevakuasi 28 penumpang KM Putra Harapan yang keracunan.

Prestasi ini tentu saja membanggakan Elwin Refindo. Meskipun demikian, sebagai komandan pangkalan, dia tidak ingin anak buanya cepat merasa puas.

“Sebagai pelayan masyarakat, kita dituntut terus meningkatkan prestasi kerja dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Elwin Refindo. (aliy)