Angkasa Pura 2

Terminal Bus Dalam Kota Lebak Bulus Terintegrasi MRT

Emplasemen KoridorKamis, 29 Oktober 2015
tmp_18654-terminal-897119722

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kepala Unit Pengelola Terminal (UPT) Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta AB Nahor‎ mengatakan, Terminal Lebak Bulus direncanakan menyatu dengan Depo MRT, sehingga kemacetan bisa diminimalisasi.

“Di Lebak Bulus masih ada terminal dalam kota yang masih ada. Di situ juga ada Terminal Antar Kota di Jalan Kartini Raya. Terminal Lintasan untuk bus AKAP adalah kebijakan sementara supaya situasi kondusif saat pembangunan,” ungkap Nahor, Rabu (28/10/2015).

Dia menambahkan, setiap moda transportasi umum harus terhubungkan. Konsep tersebut membuat terminal dalam kota akan menyatu dengan Depo dan Stasiun MRT di Lebak Bulus. “Tapi saya belum tau terminalnya entar di mana, entah di atas atau samping. Yang penting harus terintegrasi,” ucapnya seperti dikutip infonitas.

Sementara soal Terminal untuk bus AKAP, Nahor mengatakan, akan dipindahkan ke empat lokasi. Di antaranya adalah Terminal Kalideres, Terminal Pulogadung, Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Pondok Cabe. “Jadi bus antar kota ditawarkan ke Pulogadung, Kalideres, Kampung Rambutan dan Pondok Cabe. Biar nanti dikasih pilihan izin operasinya,” tuturnya.

Saat menyambangi lokasi PO Bus AKAP di Jalan Kartini, Lebak Bulus, para penjual karcis bus luar kota menyatakan belum mau pindah ke Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel). Mereka beralasan jika pindah, dikhawatirkan sepi peminat. Padahal, Pemkot Tangerang Selatan sudah menginstruksikan agar bus AKAP segera masuk ke Terminal Pondok Cabe.

“Kalau Pondok Cabe jaraknya jauh dari jalan raya dan belum ada angkutan umumnya. Nanti kalau sepi penumpang dan rugi, kita mau makan apa?” ujar pria yang tak mau disebut identitasnya tersebut, Rabu (28/10/2015).

Jika Terminal Lebak Bulus terintegrasi dengan MRT, para penjual PO bus AKAP belum mengetahui nasibnya ke depan. Mereka mengaku menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Kita kan banyak penumpang berasal dari Jakarta Selatan seperti Kebayoran Lama, Pondok Pinang sama Pondok Indah. Jadi sayang kalau pindah ke Terminal Pondok Cabe,” ungkapnya. (aisha).

loading...