Angkasa Pura 2

AP II Mencari Pinjaman Untuk Lanjutkan Pembangunan Landasan Pacu Ketiga

BandaraSenin, 2 November 2015
Budi_Karya_Sumadi

JAKARTA (BeritaTrans.com) Managemen PT Angkasa Pura (AP) II akan mencoba mencari dana lain untuk membangunan landasan pacu ketiga atau runway Bandara Internasional Soekarno-Hatta tak terbengkalai. BUMN itu berencana membangun andasan pacu ketiga, untuk melayani arus penumpang udara yang makin tinggi.

Fasilitas dan kelengkapan bandara terbesar di Indonesia itu harus segera ditambah. Laju pertumbuhan pesawat terbang dan penumpang udara nasional makin tinggi. Implikasinya butuh fasilitas bandara yang lebih besar terutama di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

“Saya mungkin me-manage itu dengan dana sendiri dan dana dari pinjaman dulu. Sampai APBN Perubahan 2016 kita dapat itu (dana PMN),” ujar Direktur Utama AP II Budi Karya saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Senin (2/10/2015).

AP II mengajukan Penyertaan Modal Negara dalam RAPBN 2016 sebesar Rp2 triliun. Rencana pembangunan runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan dimulai tahun ini dengan tahap awal yakni melakukan pembebasan lahan.

Dengan panjang runway 3 mencapai 3,6 kilometer, AP II optimistis kapasitas pergerakan pesawat akan bertambah. Saat ini pergerakan pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sudah 72 pergerakan per jam, dengan adanya runway 3 maka akan mencapai 100 pergerakan pesawat per jam. Namun dengan ditundanya dana PMN, proyek tersebut terancam molor.

Sebenarnya kata Budi, apabila pemerintah benar-benar bisa menyetujui PMN pada APBN-P 2016 nanti, penundaan seperti yang terjadi saat ini bukan masalah.
“Kalau sampai APBN-P 2016 enggak dapet juga, saya harus mengorbankan proyek-proyek untuk kita delay,” Budi.(hel/kom)

loading...