Angkasa Pura 2

Penutupan Bandara Ngurah Rai Diperpanjang

BandaraRabu, 4 November 2015
tmp_12123-79d98055-eacc-46b7-a4ac-5eb3fb2da7e1_1692147280874

DENPASAR (BeritaTrans.com) – Erupsi anak Gunung Rinjani menyebabkan Bandara Ngurah Rai Internasional, Tuban, Bali akan ditutup hingga Kamis (5/11) pagi. Sebelumnya, penutupan yang dilakukan sejak Selasa (3/11) dijadwalkan dibuka kembali pagi ini, Rabu (4/11).

Perpanjangan penutupan bandara tersebut disampaikan Co GM PT Angkasa Pura I Gusti Ngurah Rai, Gusti Ngurah Ardita. “Kami baru selesai rapat, diputuskan bahwa bandara akan ditutup sampai besok pagi,” kata Ngurah Ardita, seperti dikutip beritasatuRabu (4/11).

Menurutnya, perpanjangan penutupan bandara ini dilakukan setelah pemantauan satelit dan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Akibat keputusan ini, penumpang pun menumpuk sejak pagi dan banyak yang terlihat cemas serta bingung. Mereka umumnya tak tahu, apakah harus menunggu jadwal ulang atau meminta uang kembali.

Pantauan di sekitar bandara, khususnya terminal domestik, para calon penumpang belum beranjak dari posisinya. Mereka terlihat banyak yang beristirahat, karena sudah sejak semalam menginap di bandara.

Petugas bandara pun sudah mulai sibuk melakukan pelayanan bagi calon penumpang yang ingin meminta informasi dan meminta saran terkait kondisi yang dialami saat ini.

Sebelumnya, pihak Bandara Ngurah Rai menyatakan bahwa perpanjangan penutupan bandara akan dilakukan hingga pagi ini, pukul 08.45 Wita.

Atas hal tersebut, 6.000-an penumpang, baik domestik maupun internasional mengalami delay.

“Kalau domestik sekitar 2.055 penumpang, kalau Internasional bisa sekitar 4.108 lebih,” ujar Ngurah Ardita, ketika dikonfirmasi kemarin, Selasa (3/11).

Penutupan Bandara Ngurai Rai ini merupakan dampak dari hujan abu vulkanik Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTT). Abu vulkanik letusan Gunung Rijani terbawa angin ke arah barat hingga sampai ke Bali dan Banyuwangi. Akibatnya, operasional Bandara Ngurai Rai ditutup sementara.

loading...