Angkasa Pura 2

Garuda: Pembatalan Penerbangan Ke Bali Diperpanjang Sampai Jumat Pagi

Bandara KokpitKamis, 5 November 2015
Benny butar2

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Management Garuda Indonesia,Tbk mengumumkan, pembatalan penerbangan dari dan menuju Bandara Ngurah Rai diperpanjang sampai Jumat (6/11/2016).

Keputusan itu diambil menyusul erupsi Gunung Barujari yang terjadi sejak kemarin. “Kepada para openumpang diharap maklum dan mohon maaf sebelumnya,” kata VP Komunikasi Perusahaan Garuda Indonesia Benny Butar-Butar dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Seperti diketahui, status Gunung Barujari yang merupakan anak Gunung Rinjani masih Waspada (level II). Status ini diberlakukan sejak 25 Oktober 2015.

Berdasarkan citra Satelit Terra, sebaran abu vulkanik menutupi Selat Lombok, sebagian wilayah Bali, Selat Bali hingga Banyuwangi. Pihak BMKG meminta agar tidak ada aktivitas masyarakat atau pengunjung dalam radius tiga kilometer dari kaldera Rinjani.
Dikatakan Benny, mengacu pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Bandar Udara Ngurah Rai nomor. A2479/15 NOTAMR A2472/15. Aktivitas volcano Gunung Barujari di Bali, maka penutupan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali diperpanjang sampai dengan tanggal 6 November 2015 pukul 08.45 WITA.

“Untuk informasi lebih lanjut terkait penerbangan Garuda Indonesia, silakan hubungi Call Center Garuda Indonesia di nomor (021) 2351-9999 atau 0-804-1-807-907,” kata Benny lagi.

Seperti diketahui, maskapai Citilink Indonesia pada Rabu (4/11/2015), membatalkan 24 penerbangan yang masuk dan keluar Denpasar, menyusul pemberitahuan otoritas bandara setempat mengenai penutupan Bandara Ngurah Rai, Bali serta Bandara Selaparang, Lombok hingga Kamis (5/11) pukul 08.00 WITA.

“Saat ini sebaran abu vulkanik sebagai dampak erupsi Gunung Barujari, anak Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat, kian meluas dan dapat membahayakan keselamatan penerbangan.”

“Kita masih terus memantau perkembangannya. Manajemen dan tim tanggap bencana Citilink juga akan berkoordinasi dan terus-menerus mengevaluasi situasinya,” kata President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta.

Sebanyak 24 penerbangan domestik Citilink dari dan menuju Bali pulang pergi berasal dari Soekarno-Hatta, Cengkareng (empat kali PP), Halim Perdanakusuma (dua kali PP), Bandung (satu kali PP), Surabaya (empat kali PP), dan Balikpapan (satu kali PP).

“Para penumpang dapat menghubungi Call Center Citilink di nomor telepon 0804-1-080808 atau Customer Service di bandara setempat dan akan dilayani untuk reschedule,” tegas Albert.(helmi)