Angkasa Pura 2

Bareskrim Periksa RJ Lino

IPW: Polri Harus Segera Tuntaskan Kasus Korupsi Pelindo II

Aksi Polisi Dermaga KPKSenin, 9 November 2015
RJ Lino

JAKARTA (BeritaTrans.com) -Mabes Polri harus segera menuntaskan kasus dugaan korupsi di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II agar Polri tidak dilecehan dan dituduh mengada ada atau sekadar melakukan rekayasa kasus.

“Dugaan korupsi di Pelindo II diusut Polri adalah atas pengaduan masyarakat, sehingga tidak ada alasan bagi Polri untuk menghentikan kasus ini,” kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane di Jakarta, Senin (9/11/20156).

IPW berharap, Polri segera menemukan dua alat bukti dalam kasus korupsi di Pelindo II, terutama yang menyangkut RJ Lino. “Konsekuensinya, Polri bisa segera menahan Dirut Pelindo II itu,” kata Neta.

Selanjutnya, IPW berharap para elit di pemerintah Presiden Jokowi tidak lagi mengintervensi Polri. Terutama jika Polri menahan RJ Lino agar kasus korupsi di Pelindo II ini bisa segera dituntaskan Bareskrim Polri,” papar Neta.

“Bareskrim Polri yang sudah serius menuntas kasus dugaan korupsi di Pelindo II. “Rencananya Senin (9 November 2015) siang ini, Bareskrim akan memeriksa Dirut Pelindo 2 RJ Lino,” terang Neta.

Dua Kali Dipanggil

Seperti diketahui, RJ Lino sudah dua kali dipanggil Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan. Jika Senin 9 November 2015 ini Lino kembali tidak memenuhi panggilan, Polri harus segera melakukan penjemputan dan pemanggilan paksa terhadap Dirut Pelindo II itu.

“IPW berharap RJ Lino berjiwa besar untuk hadir dan memenuhi proses pemeriksaan,” sebut Neta.

Sebelumnya, pada 13 Oktober 2015 lalu, pada sejumlah media massa RJ Lino mengatakan “Saya Di-Support di Mana-mana. Akhirnya Polisi Itu yang Diganti, Bukan Saya”.

IPW menilai ucapan ini bernuansa arogansi yang melecehkan Polri, yang tengah berusaha keras melakukan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, terutama di lingkungan Pelindo II.(helmi)

loading...