Angkasa Pura 2

STTD: Taruna PKL Di Mataram Usulkan Angkutan Multimoda Modern

SDMMinggu, 15 November 2015
Nudhadi STTD

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Taruna Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi menyampaikan usul dan masukan ke sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) terkait pembangunan transportasi umum khususnya di lokasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) pada tahun 2015. Mereka memberikan masukan dalam proses penyusunan RTRW (rencana tata ruang wilayah) di daerah masing-masing.

Saat ini, tercatat ada beberapa Pemkab/ Pemkot yang menjadi lokasi PKL taruna STTD. Mereka itu antara lain; Pemkab Solok Sumatera Barat, Pemkot Palembang Sumatera Selatan, Kotabaru Kalimantan Selatan, Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pemkab Fak-Fak Papua Barat.

“Mereka sudah mengumpulkan data dan kini masih menyusun laporan yang direkomendasikan ke Pemda tempatnya PKL. Di Kota Mataram NTB msialnya, taruna STTD yang dipimpin Pudjo M, mengusulkan pembangunan angkutan multimoda yang maju, modern dan berwawasan ke depan,” kata Kabag Administrasi Umum dan Ketarunaan STTD Muh.Nurhadi ATD, MT kepada BeritaTrans.com di Jakarta, Minggu (15/11/2015).

Dikatakan, khusus di Mataram NTB, ada beberapa usulan yang disampaikan seperti pembangunan jalan lingkar luar atau outer ring road, lengkap dengan dengan analisis serta infrastruktur pendukugnya. Kemudian membangun bus rapit transit (BRT) di Kota Mataram dan yang terakhir mengusulkan pembangunan jaringan angkutan pemadumuda, dari Pelabuhan Lembar ke pusat Kota Mataram.

“Secara umum, banyak daerah belum detail dan dan lengkap menyusun RTRW mereka. Masuknya taruna STTD yang PKL kesana membantu melakukan survey, mengumpulan data, menganalisis dan menyampaikan kesimpulan dan usulan solusinya,” jelas dosen pembimbing PKL taruna STTD di Matarm itu.

Menurutnya, Mataram sebagai ibukota Provinsi NTB perlu terus membangun dan membenahi sistem angkutan umum yang baik dengan memadukan berbagai moda transportasi yang ada. “Tantangan ke depan, harus bisa memadukan berbagai moda transportasi dalam satu simpul yang baik, terpadu, aman, nyaman dan terjangkau harganya,” terang pakar transportasi STTD itu.

Dia menambahkan, Kota Mataram NTB mempunyai banyak pihan transportasi mulai angkutan darat, laut, udara dan penyeberangan. “Mereka harus dibangun dengan baik dan bersinergi sehingga mampu memberikan solusi angkutan umum yang baik dan murah ke masyarakat khususnya Mataram,” urai Nurhadi.

Anggota MTI Jakarta itu menambahkan, trend dan tantangan transportasi ke depan makin berat dan beragam. Tuntutan pengguna jasa juga makin lengkap dan melek hak-hak dan kewajibannya.

“Semua itu harus dijawab dengan perencanaan yang baik, dengan mensinergikan seluruh moda transportasi khususnya di Kota Mataram. Semua itu menjadi tugas para pengambil kebijakan di Kota Mataram NTB,” tegas Nurhadi.(helmi)

loading...