Angkasa Pura 2

KNKT Umumkan Hasil Penyelidikan Tragedi AirAsia 25 November 2015

KokpitMonday, 16 November 2015

JAKARTA (BeritaTrans.com) Hadol pnyelidikan mengenai jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pada 28 Desember 2014 akan segera diungkap. Menurut rencana, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan mengumumkan hasil penyelidikannya pada tanggal 25 November 2015.

Dilansir dari Channel News Asia, yang dikutip detik, Senin (16/11), KNKT pada hari Sabtu (14/11), mengatakan kecelakaan ini menewaskan 162 orang pada tahun lalu. Pesawat jenis Airbus A320-200 yang jatuh di Laut Jawa ini sedang melakukan perjalanan dari Kota Surabaya, Indonesia ke Singapura dalam cuaca badai.

“Kami berencana untuk mengumumkan hasil penyelidikan pada 25 November (2015),” kata Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono.

Dalam laporan awal pada bulan Januari, kotak hitam yang ditemukan telah diteliti. Hasilnya terungkap bahwa sebelum pesawat tersebut jatuh, pesawat berusaha menembus badai dengan kecepatan tinggi.

Saat itu, pesawat dikemudikan oleh kopilot yang kurang berpengalaman asal Prancis Remi Plesel. Bukan dikemudikan oleh Kapten Iriyanto yang merupakan mantan pilot pesawat tempur yang telah memiliki jam terbang sekitar 20.000 jam.

Seorang penyidik juga mengatakan, mereka telah menyelesaikan draft final hasil penyelidikan dan telah didistribusikan ke beberapa negara.

Beberapa negara sudah mendapatkan salinan dari draft tersebut. Antara lain Prancis, negara produsen pesawat terbang serta Amerika Serikat, negara yang membuat beberapa komponen di dalam pesawat. (dtc)