Angkasa Pura 2

Bercanda Bawa Bom Di Pesawat Bisa Dipenjara 15 Tahun

KokpitSelasa, 1 Desember 2015
IMG-20151201-WA0014

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyosialisasikan tentang larangan membuat informasi palsu, mengakubatau bercanda membawa bom sehingga membayahakan keselamatan penerbangan.

Kepala Bidang Media Massa dan Opini Publik Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, Sindu Rahayu, mengemukakan sosialisasi ini amat dibutuhkan untuk mengingatkan publik untuk tidak melakukan sesuatu yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

“Ada banyak kejadian penelepon atau calon penumpang.pesawat dengan motif berbeda mengaku membawa bom. Hal – hal seperti ini harus kita bahu-membahu untuk mencegahnya. Salah satunya dengan memberikan informasi kepada publik tentang persoalan itu,” tutur Sindu kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Selasa (1/12/2015) malam.

Dari materi kampanye keselamatan penerbangan, BeritaTrans.com dan tablpid BeritaTrans melihat bahwa sesuai dengan Undang – Undang No. 1 Tahhn 2009 tentang Penerbangan, maka aksi mengaku – ngaku membawa bom merupakan tindakan pidana alias kejahatan.

Padal 427 Undang – Undang Penerbangan jelas ditegaskan bahwa sanksi hukum terhadap tindakan pidana itu bisa dikenakan sanksi penjara 1 tahun hingga 15 tahun.

Karenanya, bila tidak ingin masuk penjara, jangan coba-coba nekat atau iseng bilang bawa atau ada bom di pesawat. Selain dapat membahayakan keselamatab, aksi itu berisiko berat untuk diri sendiri. (awe).

loading...