Angkasa Pura 2

Pemerintah Harus Tindak Angkutan Umum Tak Penuhi Syarat

KoridorSenin, 7 Desember 2015
Rangka_Metromini

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Pemerintah sebagai regulator seharusnya tidak memberikan toleransi operasi untuk Metromini atau operator angkutan umum lain di Tanah Air yang tidak memenuhi syarat sebagai angkutan umum. Apalagi jika operator kendaraan khususnya pengemudi tidak taat asas dan mengabaikan keselamatan sehingga memicu kecelakaan serta mengakibatkan jatuhnya korban jiwa masyarakat umum.

“Pemerintah harus berani menindak tegas angkutan umum dan awaknya yang tidak benar itu. jangan sampai karena ulah mereka memicu kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa di jalan raya yang sia-sia,” kata pakar transportasi Unika Soegijopranoto Djoko Setijowarno, ST, MT kepada BeritaTrans di Jakarta, Senin (7/12/2015).

Menurut dia, sedikitnya ada 4 aspek unutk memenuhi kriteria perusahaan yang ideal, sehat dan dinamis.. “Pertama, aspek administrasi: berbadan hukum (perseroan terbatas atau koperasi) & menerapkan sistem gaji bagi awak kendaraan, khusunya pengemudi,” kata Djoko.

Kedua, aspek teknis. Yaitu memiliki kendaraan dengan umur kendaraan relatif muda demi keselamatan umum di perjalanan.

Ketiga, menurut Djoko, adalah aspek operasional: memiliki kepastian jadwal perjalanan yang tetap; menerapkan teknologi informasi seperti sistem tiket dan bagasi, manifest penumpang, maupun pemanfaatan fasilitas GPS/CCTV dalam pengawasan operasional.

“Selanjutnya, berperan sebagai mitra pelayanan masyarakat yang baik, adanya hubungan yang baik antara perusahaan dan penumpang. Bekerjasama antara pengusaha angkutan, sehingga dapat bersaing dalam peningkatan kualitas pelayanan,” terang Djoko.

Keempat, adalah aspek SDM. Yaitu mempersiapkan dan merencanakan regenerasi perusahaan dan tidak mudah terprovokasi kondisi lapangan, terutama yang disebabkan oleh awak kendaraan.

Oleh karena itu, saran Djoko, sebaiknya pemerintah atau regulator mengajak dan melibatkan Organda untuk mempercepat program penataan angkutan umum secara menyeluruh.(helmi)