Angkasa Pura 2

Rini Soemarno: Subsidi Pemerintah Melalui BUMN Akan Dicabut

Dermaga KoridorRabu, 9 Desember 2015
Rini Soemarnoo

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Mentern BUMN Rini Soemarno mengatakan, saat ini Pemerintah sudah memulai mengurangi penyaluran subsidi memalui perusahaan BUMN. Ke depan, BUMN harus dikelola secara baik dan profesional sehingga mampu bersaingan di era global.

Contohnya adalah pengurangan subsidi melalui PLN, yaikni subsidi listrik. Kemudian subsidi BBM yang dikurangi lewat BBM Pertamina. Kasus serupa juga akan dilakukan ada BUMN di Tanah Air.

“Subsidi tidak ada hubungannya dengan PMN. Kalau subsidi kan memang dikurangi, seperti PLN kita kurangi. 2015 saja subsidinya kita turunkan Rp 20 triliun sudah. BBM kan sudah diketahui turun sangat banyak, ke depan akan banyak lagi subsidi-subsidi yang dihilangkan,” kata Rini saat berkunjung ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/12/2015).

Rini Soemarno menyatakan, segala macam subsidi dari pemerintah yang disalurkan lewat BUMN bakal dicabut. Pencabutan subsidi bakal dilakukan secara bertahap. Pencabutan subsidi tersebut bertujuan agar BUMN bisa bersaing dengan perusahaan lain, khususnya swasta.

“Itu yang diutamakan. Karena itu yang paling utama BUMN nya harus dapat berkembang dan dapat diperbolehkan berkembang seperti korporasi-korporasi lain. Jangan terlalu ditarik juga kanan-kiri,” kata Rini

Rini melanjutkan, Perusahaan BUMN juga diusahakan tidak mengandalkan suntikan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun depan. Saat ini Per‎usahaan sedang didorong agar tidak mengandalkan PMN untuk menjalankan proyeknya.

“Enggak, kita sekarang sedang melihat mungkin kita tidak membutuhkan PMN,” ujar Rini lagi.

Menurut Rini, kalaupun perusahaan tersebut mendapat PMN, akan digunakan untuk pembayaran pajak reevaluasi aset, bukan untuk menjalankan proyek.

“Ya kalau ada PMN mungkin sehubungan dengan revaluasi aset, sehubungan dengan pembayaran pajak untuk revaluasi aset. Mungkin itu kita akan PMN kan. Hanya itu saja,” tutup Rini. (hel/lipt)