Angkasa Pura 2

416 Taruna STPI Ikuti Diklat Management Outdoor Training Di Kampus BP3KIT Ciwidey

SDMMinggu, 13 Desember 2015
Madatukar STPI-I

BANDUNG (BeritaTrans.com) – Sekolah Tinggi Penerbangan Idnonesia (STPI) menggelar masa dasar pembentukan karakter (madaturkar) lanjutan yang diikuti ratusan taruna dari berbagai jurusan atau program studi (prodi) di STPI. Acara ini digelar di Kampus Balai Pendidikan Pelatihan dan Pembentukan Karakter Insan Transportasi (BP3KIT) di Cidiwidey, Bandung selama tiga hari mulai tangal 7-9 Desember 2015.

Diklat ini mengangkat materi Management Outdoor Training, yang diikuti 416 taruna, masing-masing taruna Penerbangan Angkatan 66 B, C, C dan E. Selain juga taruna dari prodi lain seperti Pemanduan Lalu Lintas Udara (PLLU) A, B, C sebanyaj 60 taruna, Teknik Listrik Bandara (TLB) sebanyak 24 taruna dan prodi lain di STPI Curug.

“Diklat Management Outdoor Training itu akan dilakukan dalam dia gelombang dan kali ini adalah diklat gelombang pertama,” kata Dian Anggraini, Kasubang Administrasi Ketarunaan dan Kealumnian STPI kepada BeritaTrans.com, Minggu (13/12/2015).

Diklat tersebut diberikan kepada taruna STPI sebagai bekal untuk menghadapi dan menyelesaikan tantangan tugas di lapangan. “Selain harus menguasai kemampuan teknis sesuai prodi masing-masing, mereka juga dituntut mampu memimpin dan menyelesaikan masalah di lapangan. Oleh karena itu, butuh kemampuan khusus dan tidak semuanya bisa diperoleh dibangku kuliah,” jelas Dian.

Ke depan, menurut dosen senior STPI itu, seluruh taruna STPI mulai dari tingkat awal sampai menjelang lulus harus mempunyai kemampuan untuk memimpin dan menjalankan pekerjaan di luar ruang itu. Tugas dan tantangan lulusan STPI tak semua bisa diselesaikan di dalam ruangan. “Semua harus bisa dihadapi dan diselesaikan kelak setelah mereka lulus dan bekerja di bidangnya masing-masing,” terang Dian.

“Banyak pekerjaan di luar ruang dan melibatkan banyak orang yang mempunyai pengetahuan dan latar belakang yang berbeda. Disinilah perlunya management training pengelolaan SDM di luar ruang tersebut,” papar Dian lagi.

Sementara, diklat tersebut dilakukan dan bekerja sama dengan BP3KIT Ciwidey, Bandung, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengembangan SDM Perhubungan dengan spesialsiasi pembangunan karakter insan perhubungan.

“Taruna STPI Curug ini menjadi siswa pertama yang masuk diklat di Kampus BP3KIT Ciwidey, Bandung. Selain untuk optimalisasi fasilitas dan sarana diklat yang ada. Pengirimanan taruna STPI ke Kampus Ciwidey dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dan kerja sama antar UPT khususnya di lingkungan BPSDM Perhubungan,” tandas Dian.

Kampus BP3KIT Ciwidey dengan seluruh aparatnya diresmikan Kepala BPSDM Perhubungan Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si bersamaan dengan rakornis BPSDM Perhubungan awal November 2015. Sedang Kepala BP3KIT yang pertama dipercayakan kepada Drs. Hendra Guanwan, MM, mantan Kabag Kepegawaian BPSDM Perhubungan.

Kampus ini diproyeksikan selain menerima siswa dan taruna transportasi, diproyeksikan juga menerima siswa umum,, terutama dari kementerian/ lembaga baik pemerintah atau swasta termasuk BUMN di Tanah Air.(helmi)

loading...