Angkasa Pura 2

Kapal Kontainer Tubrukan di Perairan Singapura, Dirjen Hubla Kerahkan 4 Armada KPLP Tanjung Uban

DermagaKamis, 17 Desember 2015
IMG-20151217-WA014

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dua kapal kontainer berbendera Norwegia MT Stolt Commitment dan MV Thorco Cloud bertabrakan di perairan Singapura pada Rabu malam (16/12/2015) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan sedang mengerahkan armada Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) untuk melakukan operasi penyelamatan.

Demikian keterangan yang berhasil diperoleh BeritaTrans.com dan Tabloid BeritaTrans, di Jakarta, Kamis (17/12/2015).

Berdasarkan informasi dari Pangkalan Armada Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban, kecelakaan kapal itu terjadi di perairan yang berada di yurisdiksi atau wlayah hukum pemerintahan Singapura, tepatnya di posisi 01.12.2.N .103.54.20.E.

IMG-20151217-WA013

Begitu mendapat informasi kejadian, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban Sujarwo langsung mengerahkan empat armada patroli KPLP untuk membantu melakukan operasi penyelamatan atau Search And Rescue (SAR). Keempat kapal patroli tersebut adalah Kapal Negara (KN) Sarotama P 112, KN Alugara P 114, KN Kalimasadha P 115, dan KN Rantos P 210. KN Alugara P 114 merupakan kapal patroli milik Pangkalan PLP Tanjung Priok, Jakarta.

“Sejak tadi malam kita sudah melakukan operasi penyelamatan,” kata Sujarwo.

Sujarwo menjelaskan saat ini pihaknya telah berhasil mengamankan MV Stolt Commitment dan sedang melakukan penggelaran oil boom untuk berjaga-jaga bila terjadi tumpahan minyak dan mencemari perairan Indonesia. Sedangkan kapal Thorco Cloud sudah dalam posisi tenggelam.

Belum ada informasi terkait jumlah korban, penyebab tabrakan, dan informasi detil lainnya. (aliy)