Angkasa Pura 2

APBMI: Kenaikan Upah TKBM 2016 Jangan Terlalu Tinggi

Dermaga SDMSelasa, 22 Desember 2015
TKBM om wilam

JAKARTA (BeritaTrans.com)-Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), DKI Jakarta Yuswandi minta agar kenaikan upah Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Priok tahun 2016 tidak terlalu tinggi.

“Alasanya, tahun ini APBMI tidak mendapat kenaikan Ongkos Pelabuhan Pemuatan (OPP) dan Ongkos Pelabuhan Tujuan (OPT) karena perekonomian sedang lesu. Selain itu pekerjaan bongkar muat turun 40 persen,” kata Yuswandi saat pengukuhan pengurus Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM) pimpinan Nur Takim, Selasa (22/12/2015).

Sementara, Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM) Tanjung Priok dan Koperasi TKBM mengusullan kenaikan upah TKBM mulai Januari 2016 sebesar Rp179 ribu/shif.

Yuswandi belum bisa menyebut besaran kenaikan upah TKBM karena masih akan dibahas oleh Koperasi TKBM, APBMI disaksikan Otoritas Pelabuhan (OP).

Ketua STKBM Nur Takim mengatakan pihaknya terus memperjuangkan perbaikan kesejahteraan buruh TKBM. Kesejahteraan buruh TKBM di Pelabuhan Tanjung Priok harus semakin baik. Oleh karena itu, upah TKBM perlu disesuaikan dengan dinamika dan kebutuhan di lapangan.

“Kita mengharapkan agar regulator (OP Pelabuhan Tanjung Priok) mendorong pengelola Pelabuhan Tanjung Priok memperhatikan kesejahteraan buruh,” harap Nur Takim.(wilam).

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari