Angkasa Pura 2

YLKI: Pemerintah Jangan Hanya Menurunkan Harga BBM Tapi Juga Sembako

Energi KoridorKamis, 24 Desember 2015
Tulus YLKI

JAKARTA (BeritaTrans.com) -Pemerintah jangan hanya menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, tapi juga menurunkan harga bahan kebutuhan pokok atau sembako.

“Oleh karena itu, lakukan audit terlebih dahulu, berapa sebenarnya harga keekonomian BBM. BPK harusnya bisa melakukan audit terhadap harga BBM, sehingga harga BBM hasil audited BPK, sehingga lebih transparan dan akuntabel,” kata Ketua YLKI Tulus Abadi di Jakarta, kemarin.

Dikatakan, jangan menurunkan harga BBM, tapi harga keekonomian BBM itu sendiri masih tanda tanya besar.

“Pemerintah jangan hanya menurunkan harga BBM, tetapi gagal menurunkan harga kebutuhan pangan dan atau tarif transportasi umum,” papar Tulus.

Menurut dia, seharusnya ketika ongkos produksi turun, maka harga jual juga turun. “Jika harga BBM turun, tetapi harga kebutuhan pokok tidak turun, berarti ada sesuatu yang tidak beres dalam sistem pasar kebutuhan pokok,” kritik Tulus.

Pemerintah mustinya bisa menerapkan kebijakan harga BBM yang lebih cerdas dan berkesinanbungan dengan menerapkan kebijakan “oil fund”.

“Oil fund ini bisa digunakan sebagai “dana tabungan”, artinya jika harga minyak mentah dunia turun, maka harga BBM tidak perlu turun. Sebaliknya, jika harga minyak mentah dunia naik, pun harga BBM tidak perlu naik,” papar Tulus.

Model seperti ini, terang Tulus, lebih memberikan kepastian berusaha, baik untuk sektor retailer, pengusaha angkutan, dan juga masyarakat konsumen. “Dengan begitu, masyarakat tidak terombang-ambing dengan fluktuasi harga BBM,” tegas Tulus.(helmi)

loading...