Angkasa Pura 2

Untuk Kali Kedua, Dirjen Perhubungan Darat Djoko Sasono Menyatakan Mundur Dari Jabatan

Figur KoridorSabtu, 26 Desember 2015
20151226_214055

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menyatakan mundur dari jabatannya. Penyebabnya adalah kemacetan lalu lintas parah yang terjadi pada 23-24 Desember 2015 lalu.

“Sebagai bentuk tanggung jawab saya, dengan ini saya menyatakan berhenti,” ujarnya dalam konferensi pers di kantornya, Sabtu, 26 Desember 2015.

Djoko menyatakan, surat pengunduran diri itu akan disampaikannya secara resmi pada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pada Ahad 27 Desember 2015, esok. Surat itu juga akan dibuat tembusannya pada Presiden Joko Widodo. “Karena beliau yang menandatangani pelantikan saya,” ungkapnya seperti dikutip tempo.

Selain menyatakan mundur dari jabatannya, Djoko juga menyampaikan permohonan maaf bagi masyarakat yang kemarin sempat mengalami kemacetan di jalan-jalan tol. “Ini sepenuhnya tanggung jawab saya, untuk itu saya memohon maaf sebesar-besarnya.”

Dalam konferensi pers ini, Djoko awalnya menyampaikan penjelasan soal Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 tentang larangan pengoperasian kendaraan angkutan barang pada masa angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016. Ia menjelaskan, larangan operasi angkutan barang pada 30 Desember 2015 hingga 3 Januari 2016 itu diberlakukan untuk menghindari terulangnya kemacetan parah yang terjadi di sebagian besar jalan tol di Jawa pada awal masa liburan yakni 23-24 Desember 2015 lalu.

Atas pelarangan mendadak tersebut, Djoko juga menyatakan permohonan maaf pada para pengusaha angkutan jalan yang terkena dampaknya. “Saya mohon kelonggaran hati saya, sebab kalau ini tidak diberlakukan ya seperti kemarin, semua tidak bisa gerak,” tuturnya.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, J. A. Barata yang turut mendampingi Djoko dalam konferensi pers menyatakan belum mengetahui rencana mundur koleganya itu. “Saya juga baru tahu,” ujarnya.

KALI KEDUA
BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans mencatat pegawai dan pejabat di Kementerian Perhubungan sebelumnya sudah mengetahui bahwa Joko Sasono pernah mengajukan surat pengunduran diri kepada Menteri Ignasisus Jonan.

Namun kabar tentang surat yang diajukan sebelum dimulainya periode angkutan Lebaran 2015 itu akhirnya menguap begitu saja seiringan dengan perjalanan waktu. Apalagi publik tidak mengetahui kabar pengunduran diri itu.

BeritaTrans.com dan tabloid BeritaTrans mencoba mencari tahu penyebab Joko Sasono hingga mengambil langkah mundur tersebut. Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi dari Joko Sasono belum berhasil didapat. (awe).

loading...